Bosowa Energi Serahkan Dua Ventilator dan 40.000 alat Swab ke Pemprov Sulsel
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Bosowa Energi melalui program Bosowa Peduli menyerahkan sejumlah alat medis ke Pemprov Sulsel yang menjadi kebutuhan rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Adapun bantuan yang diberikan berupa dua unit ventilator, dua unit patien monitor dan 40.000 Pleces Flocked Swab (PFS) yang didatangkan langsung dari Shenzen, Tiongkok.
Sebelumnya, telah diserahkan pula sejumlah alat seperti real time PCR yang berfungsi sebagai alat diagnostik keberadaan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19, BSC level 2 A2 yang merupakan alat untuk pemeriksaan sampel dengan tingkat keamanan yang tinggi.
Swab nasofaring merupakan bahan yang digunakan untuk mengambil sampel swab hidung dari pasien sebanyak 40.000 pcs, dan micropippet, alat reagen RT-PCR dan alat ventilator.
Semua alat tersebut diserahkan secara bertahap. Gubernur Sulawesi Selatan yang menerima langsung bantuan tersebut, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bosowa Peduli.
"Apresiasi Pemprov kepada Bosowa Group, hari ini dia membantu kita dua ventilator, satu ke Rumah Sakit Unhas, satu ke Rumah Sakit Dadi," ungkap Nurdin Abdullah, Jumat, 10 April 2020.
Dirinya meyakini, kalau semua berpartisipasi sama-sama melawan Covid-19, Pemprov Sulsel akan sedikit terbantu untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini.
"Saya kira Insyaallah kalau semua berpartisipasi, saya kira Pemprov nggak menjadi berat," ujarnya.
Dia menjelaskan, ventilator merupakan alat kesehatan yang cukup mahal dan sangat langka untuk didapatkan. Dengan bantuan dari Bosowa Peduli, maka Rumah Sakit Pendidikan Unhas dan Rumah Sakit Dadi, akan sedikit terbantu.
"Ventilator ini kan membantu pernafasan. Jadi barangnya mahal. Mulai dari Rp 800 juta sampai Rp 2 miliar. Jadi ventilator itu tidak semua rumah sakit memiliki. Khusus kita di Sulsel ini, Alhamdulillah hampir semua rumah sakit memiliki ventilator. Rumah Sakit Daya pun memiliki tiga ventilator," jelasnya.
Mewakili Bosowa, Munafri Arifuddin, mengatakan, bantuan ini merupakan sebuah tanggung jawab moral Bosowa sebagai perusahaan lokal di Sulsel.
"Alat ini sangat penting dan alat ini memang sangat dibutuhkan," ungkapnya.
Kedepannya, kata Munafri Arifuddin, Bosowa Peduli akan terus melihat apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat. Karena menurut dia, ini masalah bukan hanya masalah pemerintah saja, namun masalah bersama.
"Kita akan melihat apa lagi yang akan kita berikan buat masyarakat sebagai tanggung jawab kita bersama. Persoalan ini bukan persoalan pemerintah saja, tapi ini persoalan kita. Dan yang paling penting bagaimana memperdayakan masyarakat di dalam keadaan seperti ini," urainya.
Sebelumnya Bosowa juga telah memberikan alat kelengkapan lab untuk deteksi dini gejala covid 19 di lab Mikrobiologi Unhas.
Dalam penanganan Covid9 ini, Bosowa juga telah melakukan upaya pencegahan mulai dari edukasi ke masyarakat, kegiatan penyemprotan ke fasum, masjid/gereja, rumah nakes, bantuan makanan sehat dan makanan gratis bagi warga yang membutuhkan.
Tags: Bosowa Peduli Coronavirus Covid-19
Baca juga
- Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Petugas Layanan Publik
- Bosowa Salurkan 1.000 Paket Pangan Ramadan di Barru, Total Bantuan Capai 9,3 Ton
- Safari Ramadan di Manggala, Wali Kota Makassar Soroti Penanganan Banjir dan Pembangunan Wilayah
- LAZ Bosowa Peduli dan Kemenag Sulsel Teken MoU Penguatan Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
- Bosowa Peduli Ditetapkan Sebagai LAZ Yayasan Aksa Mahmdu, Pastikan Manfaat Zakat Tepat Sasaran

