KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Pemerintah Arab Saudi melakukan penyelenggaraan Haji tahun ini, namun mereka membatasi hanya untuk  sekitar 1.000 orang itupun hanya orang- orang yang bermukim di Negara Arab Saudi. 

Hal tersebut diungkapkan  oleh Menteri Haji Arab Saudi, Mohammad Benten. 

"Jumlah jemaah hanya akan sekitar 1.000 [orang], mungkin kurang, mungkin lebih sedikit," ujarnya. 

Sementara itu Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan telah menerima rilis resmi tentang hal tersebut. Menurutnya hal ini sejalan dengan tujuan syariat Islam dalam melestarikan dan menjaga jiwa manusia.

"Saya sudah menerima rilis resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Karena alasan menjaga keselamatan jemaah dari bahaya pandemi COVID-19, Saudi memutuskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H digelar dengan jumlah yang sangat terbatas," ujarnya. 

Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi keputusan Arab Saudi. Menurutnya keselamatan jemaah patut dikedepankan pada masa pandemi COVID-19 ini.

"Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselamatan jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M," kata Fachrul.



Baca juga