Tetap Gelar Ibadah Haji 2020, Pemerintah Arab Saudi Batasi Jumlah Jemaah
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Pemerintah Arab Saudi melakukan penyelenggaraan Haji tahun ini, namun mereka membatasi hanya untuk sekitar 1.000 orang itupun hanya orang- orang yang bermukim di Negara Arab Saudi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Haji Arab Saudi, Mohammad Benten.
"Jumlah jemaah hanya akan sekitar 1.000 [orang], mungkin kurang, mungkin lebih sedikit," ujarnya.
Sementara itu Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan telah menerima rilis resmi tentang hal tersebut. Menurutnya hal ini sejalan dengan tujuan syariat Islam dalam melestarikan dan menjaga jiwa manusia.
"Saya sudah menerima rilis resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Karena alasan menjaga keselamatan jemaah dari bahaya pandemi COVID-19, Saudi memutuskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H digelar dengan jumlah yang sangat terbatas," ujarnya.
Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi keputusan Arab Saudi. Menurutnya keselamatan jemaah patut dikedepankan pada masa pandemi COVID-19 ini.
"Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselamatan jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M," kata Fachrul.
Baca juga
- Unismuh Makassar Naik ke Peringkat 801-1000 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
- Astra Ajak Pemuda Makassar Ikut SATU Indonesia Awards 2026, Kirimkan Inovasi dan Dapatkan Apresiasi Hingga Puluhan Juta
- PT Vale Latih 35 Pemuda Luwu Timur Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat BNSP
- Asprindo Sulsel Jajaki Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia, Dorong Pengembangan Usaha Daerah
- Orado Sulsel dan Pegadaian Jajaki Kolaborasi Edukasi Tabungan Emas
