PHRI Sulsel Sebut Makassar Half Marathon Dongkrak Okupansi Hotel dan Ekonomi Kota
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Ketua BPD PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, mengapresiasi pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 yang akan digelar Juni mendatang.
Ia menilai, kegiatan ini memberikan dampak signifikan terhadap sektor perhotelan, restoran, hingga pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Makassar.
Menurut Anggiat, penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional secara konsisten dan profesional menjadi salah satu faktor utama yang mampu mendorong tingkat hunian hotel, kunjungan restoran, hingga aktivitas UMKM di suatu daerah.
“Makassar Half Marathon yang kini telah menjadi agenda sport tourism tahunan merupakan event yang sangat ditunggu oleh industri perhotelan dan restoran di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar. Event ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan okupansi hotel dan kunjungan ke berbagai destinasi kuliner,” ujar Anggiat.
Ia menyebutkan, berdasarkan pantauan PHRI Sulsel, hampir seluruh hotel di kawasan pantai dan pusat Kota Makassar mengalami tingkat hunian yang sangat tinggi bahkan penuh selama periode pelaksanaan Makassar Half Marathon.
Tingginya okupansi hotel tersebut dipicu oleh banyaknya peserta yang datang dari luar Kota Makassar, luar daerah, hingga mancanegara untuk mengikuti event lari tahunan tersebut.
“Tidak hanya hotel berbintang yang merasakan manfaatnya, hotel non-bintang juga ikut mendapatkan dampak positif dari event ini. Artinya, efek ekonomi yang ditimbulkan benar-benar dirasakan secara luas oleh pelaku industri pariwisata dan masyarakat,” lanjutnya.
Selain peserta dari luar daerah, tingginya antusiasme masyarakat lokal juga dinilai ikut meningkatkan kebutuhan akomodasi selama pelaksanaan event berlangsung.
“Dengan euforia yang begitu tinggi dan pelaksanaan race yang dimulai sejak subuh, tidak sedikit pula peserta yang berasal dari Makassar memilih menginap di hotel-hotel yang berada di sekitar area start maupun finish demi kenyamanan dan kemudahan akses saat hari pelaksanaan,” jelasnya.
Anggiat optimistis pelaksanaan Makassar Half Marathon mampu memberikan peningkatan occupancy hotel di Makassar hingga 10 sampai 15 persen.
“Kami optimis event Makassar Half Marathon mampu memberikan peningkatan occupancy hotel sebesar 10–15 persen, dan itu merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi industri perhotelan di Makassar,” tegasnya.
Selain berdampak langsung terhadap sektor ekonomi, Makassar Half Marathon juga dinilai menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkuat citra Kota Makassar sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 12.000 orang, event tersebut dinilai memiliki efek promosi besar melalui berbagai konten yang dibagikan peserta di media sosial.
“Hampir 12.000 peserta akan menciptakan konten tentang Makassar. Nilai promosi seperti ini tidak bisa diukur hanya dengan angka, karena turut membangun image positif Kota Makassar di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Anggiat Sinaga.
PHRI Sulsel berharap event-event berkualitas seperti Makassar Half Marathon dapat terus didukung dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta peningkatan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan.
(*)
Tags: Anggiat Sinaga Event Lari Makassar Makassar Half Marathon MHM 2026 okupansi hotel Makassar PHRI PHRI Sulsel
Baca juga
- PHI Perkenalkan Claro Pandurata Samarinda: Sedia 1 Kamar 4 Bed Cocok Untuk Family Trip
- Makassar Half Marathon 2026 Resmi Diluncurkan: Targetkan 12 Ribu Pelari, Dongkrak Sport Tourism
- PHRI Gelar Fun Run 2024, Target 1.500 Peserta
- Ultah Ke-6, Phinisi Point Jadi Mal Pelopor Lifestyle Entertainment di Makassar
- Fun Bike PHRI Kelilingi Berbagai Landmark di Makassar dan Sekitarnya

