KAREBANUSA.COM, Makassar - Universitas Bosowa (Unibos) memberikan penghargaan kepada 123 dosen dan 40 mahasiswa yang berprestasi telah memasuki usia 34 tahun. Penghargaan itu diberikan dalam Dies Natalis Unibos ke-34 yang digelar di Gedung Lestari 45, Kamis (1/10/2020).

Penghargaan diberikan kepada 26 dosen yang telah menulis dan menerbitkan buku ajar, 30 dosen dengan masa kinerja dan pengabdian 30-34 tahun di Unibos, 11 dosen yang menyelesaikan studi doktoral, dan 31 dosen yang menerima sertifikasi serta kenaikan pangkat.

Juga 11 penghargaan kepada ketua Prodi yang berhasil mendapatkan Hibah Dikti kategori program pembelajaran jarak jauh-merdeka belajar dan permata sakti serta 2 pemenang lomba poster penelitian dan pengabdian masyarakat.

Penghargaan juga diberikan kepada 3 mahasiswa yang menjadi pemenang lomba english speech contest dan 37 mahasiswa berprestasi nasional. 

Semua penghargaan ini diberikan kepada dosen dan mahasiswa yang menorehkan prestasinya dalam masa periode tahun akademik 2019/2020. 

Pada kesempatan itu, digelar pengukuhan Prof Dr Muhammad Yunus MPd sebagai Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Unibos juga menyerahkan tanda terima kasih kepada para rektor Unibos dan Universitas 45 periode tahun 2002-2014. Momentum ultah ke-34 ini juga menandai launching Learning Management Sistem (LMS) yang diberi nama "Aksara" dan E-Paper Intelektual Unibos. 

Unibos sebelumnya bernama Universitas 45 di bawah yayasan Andi Sose telah genap berusia 34. Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu MEng, berpesan agar kedewasaan umur Unibos ini sekiranya dapat terus menjadi memotivasi para sivitas akademika lebih berinovasi dan mampu menjadikan Unibos sebagai corong perguruan tinggi swasta percontohan di Indonesia.

“Selain merayakan usia yang semakin dewasa ini, kami juga ingin tetap menjaga sinergitas. Kami menjadikan Dies Natalis ini sebagai ajang untuk menciptakan keharmonisan, sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi dan kerjasama seperti tema dies kali ini yaitu 'Bangkit Dalam Kepemimpinan Menuju Indonesia Maju'," kata Prof Saleh.

"Dengan usia 34 tahun ini, Unibos mendapatkan nominasi 100 perguruan tinggi terbaik Indonesia dan peringkat dua terbaik di LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo. Ini berkat sivitas akademika yang terus bersatu saling bekerjasama untuk membangun Unibos sebagai kampus terbaik, yang terus memperlihatkan kemajuan yang baik dan tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai pencetak generasi bangsa yang unggul dan pemimpin bangsa ke depan," papar  Prof Saleh Pallu.

Founder Bosowa, Aksa Mahmud, menjelaskan bahwa perguruan tinggi yang maju adalah yang mau bersinergi, bahu membahu dengan yang lainnya untuk saling menguatkan pendidikan di Indonesia. 

"Jangan ingin merasa kuat sendiri. Karena menang itu ada sebab hadirnya sinergitas, kolaborasi, untuk sama-sama saling menguatkan membangun pendidikan kita ini. Dan harus selalu kita tanamkan dalam diri bahwa yang berhasil adalah ketika kita lebih dulu mengerjakan dan melakukan apa yang orang lain belum lakukan," katanya.

"Di masa pandemi ini, jangan jadikan alasan kita untuk berhenti berkarya. Justru pandemik ini mengajarkan kita untuk terus berinovasi, berkreasi agar tetap eksis di masyarakat," pesan Aksa Mahmud.

Pada kesempatan ini, Unibos melakukan MoU dengan PT Kawasan Industri Makassar, Bank Rakyat Indonesia Cabang Panakukang, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Fajar, dan Universitas As Syariah Mandar.

Dies Natalis Unibos ke-34 ini juga dihadiri Ketua Yayasan Unibos Melinda Aksa, Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin MSi, dan Direktur Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa.


Tags: Unibos

Baca juga