70 PT di Makassar Ikuti Sosialisasi Platform Kedai Reka dari Ditjen Dikti Kemendikbud RI
KAREBANUSA.COM, Makassar - Koordinator Tim Kerja Akselerasi Reka Cipta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Mahir Bayasut dan Muhammad Setiawan, melakukan sosialisasi bersama 70 Perguruan Tinggi se-Makassar. Kegiatan yang silaksanakan bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bosowa ini dilaksanakan di Ruang Rapat Senat Universitas Bosowa (Unibos) Lt 9, Selasa (8/12/2020).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unibos, Prof Dr Muhammad Saleh Pallu MEng. Turut dihadiri Sekretaris Pelaksana Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Sekpel LLDikti) Wilayah IX, Dr Lukman MSi; jajaran pimpinan Unibos, Ketua LPPM dan 70 perwakilan perguruan tinggi se-Makassar.
Sosialisasi ini diperuntukan terkait terobosan baru dari Ditjen Dikti Kemendikbud RI dalam membuat Platform Kedaulatan Indonesia Reka Cipta (Kedai Reka) dan terobosan baru dalam mekanisme pendanaan perguruan tinggi melalui insentif matching fund.
Setiawan menjelaskan, “Platform Kedai Reka merupakan implementasi dari kontribusi visi kampus merdeka yang memberikan kebermanfaatan dan kesejahteraan masyarakat melalui karya cipta anak negeri dalam semangat membangun kemandirian bangsa."
“Platform ini bertujuan agar menjadi wadah akselerasi kerjasama dunia industri dengan para pereka cipta dari perguruan tinggi. Dari kerjasama tersebut, perguruan tinggi dapat menjadi pusat solusi dari setiap kebutuhan dunia industry melalui berbagai reka cipta,” tambahnya.
Selanjutnya Dr Lukman MSi, mengungkapkan bahwa jejak Unibos bisa diikuti oleh perguruan tinggi lain di LLdikti Wilayah IX. Ia menilai Unibos sangat mendukung dan responsif dalam dalam melaksanakan program pemerintah yang berbasis teknologi dan lainnya, seperti program platform Kedai Reka yang dapat menjadi salah satu penggerak pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.
Rektor Unibos juga turut mengatakan program pemerintah harus terus didukung dan di implemtasikan agar perguruan tinggi dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah.
“Program Kedai Reka ini sangat bagus jadi kita harus mengimplentasikannya agar dapat memberikan kebermanfaatan pada masyarakat dan menghasilkan output sarjanawan yang berkualitas,” kata Prof Saleh Pallu.
Tags: Kedai Reka Unibos
Baca juga
- Mahasiswa Bahasa Mandarin Unibos Mendapat Edukasi Safety Riding dari Asmo Sulsel
- Aksa Mahmud Terima Kunjungan MayBank Malaysia, Bahas Peluang Kolaborasi Internasional untuk Pengembangan Universitas Bosowa
- Universitas Bosowa dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Teken MoU Penguatan Pendidikan Hukum dan Pengawasan Pemilu
- Universitas Bosowa Gelar Workshop Public Speaking Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa
- Universitas Bosowa Lanjutkan Benchmarking Global ke Radboud University Belanda
