KAREBANUSA.COM, Makassar - Program Profesi Insinyur Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menorehkan sejarah dalam perjalanan perkembangan Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) di Indonesia.

Setelah ditasbihkan sebagai Program Studi PPI yang menghasilkan insinyur pertama di Indonesia oleh Rekor MURI pada tahun 2017, dan menjadi perguruan tinggi yang terbanyak mengirim alumninya mendapatkan ASEAN Engineer di pagelaran pertemuan Insinyur di Cafeo Singapuran dan di Indonesia, kini melakukan inovasi dengan meregistrasi 1.200 alumninya mendapatkan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI). 

Perlu diketahui bahwa STRI merupakan dokumen utama untuk berpraktek keinsinyuran.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr Heru Dewanto MSc (Eng) IPU ASEAN Eng ACPE, hadir secara khusus untuk menyerahkan STRI. Penyerahan dilakukan secara simbolis diserahkan pada acara Pengambilan Sumpah Insinyur Angkatan ke-9 Wisuda Periode I Tahun 2021 di Hotel Myko and Convention Makassar, Kamis (8/4/2021).

“PSPPI UMI senantiasa konsisten dan berkomitmen untuk memastikan para alumninya mematuhi amanat undang-undang dan secara legal untuk berpraktik keinsinyuran," ujar Heru Dewanto.

Heru juga mengapresiasi FTI UMI yang terus menerus melakukan inovasi termasuk di bidang inovasi teknologi pembelajaran secara digital.

PSPPI UMI dikenal sebagai prodi yang melayani paripurna para mahasiswanya hingga mendapatkan ijin praktek keinsinyuran. Mulai dari Insinyur, Sertifikat Insinyur Profesional, STRI, hingga sertifikat internasional ASEAN Eng. 

Pada awal tahun 2019, PSPPI UMI berhasil meregistrasi 300 alumninya untuk mendapatkan STRI. Saat ini, secara resmi seluruh alumni yang lulus dalam proses Pendidikan profesi secara resmi menerima STRI.

Acara penyerahan 1.200 STRI kepada alumni profesi insinyur UMI merupakan rangkaian dari Prosesi Pengambilan Sumpah 200 Insinyur baru lulusan Prodi Profesi Insinyur FTI UMI.

Hadir pada acara tersebut Ketua Umum PII Pusat; Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding MSi; Dekan FTI UMI, Dr Zakir Sabara HW MT IPM ASEAN Eng; Ketua PII Cabang Makassar, Dr Eng Muhammad Rusman MT IPM ASEAN Eng; Ketua Umum IKA FTI UMI, Fariduddin Wahid MSi; dan Ketua Harian IKA Profesi Insinyur FTI UMI, M Hatta Yahya MSP IPM ASEAN Eng. 

Pada kesempatan itu, FTI UMI memberikan penghargaan kepada delapan tokoh yang dianggap berkontribusi dalam pengembangan keinsinyuran di Indonesia. Penghargaan yang diberikan berupa pin emas.

Tokoh yang mendapat penghargaan ini antara lain Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding; Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Ir Nizam MSc PhD DIC IPM ASEAN Eng; Wakil Ketua Umum PII, Dr Ir Danis Hidayat Sumadilaga, MEngSc IPU; Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas; Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi BBA MPA, Ketua Badan Kejuruan Sipil Persatuan Insinyur Indonesia, Ir Bambang Goeritno MPA MSc IPU; Ketua Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia, Ir Ricky Hikmawan Wargakusuma MH IPM; dan Ketua PII Cabang Makassar, Dr Eng Ir Muhammad Rusman MT IPM ASEAN Eng.(*)


Tags: FTI UMI Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Persatuan Insinyur Indonesia (PII)

Baca juga