KAREBANUSA.COM, Makassar - Politeknik Bosowa (Polibos) berpartisipasi dalam Pembelajaran Kesadaran Pajak untuk Pendidikan Tinggi di Kanwil DJP Sulselbartra secara daring, Rabu (1/9/2021).

Eko Pandoyo Wisnu Bawono, Ketua Bidang P2 Humas DJP Sulselbartra, dalam sambutannya menjelaskan, Program Inklusi Pajak bertujuan untuk memberikan pemahaman secara terstruktur kepada generasi muda ke depan, agar sadar tentang pentingnya pajak bagi negara.

“Konten materi pajak diharapkan dapat dituangkan dalam rencana pembelajaran semester dan akan dijadikan sebagai acuan pembelajaran di kelas", tuturnya.

Peserta Pembelajaran Kesadaran Pajak untuk Pendidikan Tinggi diikuti oleh 15 orang yang merupakan dosen pengampu Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) di lingkungan Polibos. MKWU tersebut di antaranya Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, serta Pendidikan Agama dan Etika.

Direktur Polibos, Alang Sunding, berharap dosen-dosen pengampu MKWU dapat mengintegrasikan materi perpajakan dalam teks pembelajaran masing-masing mata kuliah. "Semoga melalui pertemuan daring ini diharapkan kesadaran pajak dapat tumbuh dalam berbagai multidisiplin ilmu,” ucapnya.

Luaran dari kegiatan ini adalah penetapan RPS di Perguruan Tinggi dengan sisipan soal ujian bermuatan pajak sebagai evaluasi terhadap peserta didik. Mahasiswa Polibos diharapkan dapat menjadi agen untuk menumbuhkan kesadaran pajak di masa yang akan datang.

Polibos merupakan Perguruan Tinggi yang paling berpotensi, aktif, dan paling berkembang dengan adanya Tax Center yang juga merupakan poros komunikasi dengan Kanwil DJP Sulselbartra.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Program Inklusi Kesadaran Pajak yang disosialisasikan secara nasional kepada Institusi Pendidikan Tinggi.(*)



Tags: Pajak Sadar pajak Unibos

Baca juga