Donny Alamsyah - foto: Apri


KAREBANUSA.COM, Makassar – Aktor nasional Donny Alamsyah ikut terlibat dalam film karya sineas Makassar bertajuk “Surga untuk Ayah” disutradarai Rusmin Nuryadin. Film ini diproduksi Ayres Entertaiment Indonesia asal Makassar dengan setting lokasi di Makassar dan Malino.

Proses syuting akan dimulai hari ini, Senin (17/1/2022) di Malino, khususnya di Malino Highland dan sekitarnya, selama 10 hari. Kemudian lanjut lagi di Makassar. Donny akan memerankan pemeran utama dalam film tersebut.

Donny saat jumpa wartawan di  Hotel Swiss-belinn Panakkukang, Makassar, akhir pekan kemarin, mengatakan sangat senang bisa bergabung dalam film “Surya untuk Ayah” ini. Ia menyebut dua alas an mau terlibat dalam film garapan sineas lokal Makassar ini.


“Pertama ceritanya saya suka. Tentang bagaimana seorang ayah berjuang membesarkan anaknya sendiri, sekaligus berpesan sebagai ibu. Mungkin saya baru setengah dari kisah ini, tapi saya bisa rasakan perjuangan ayah dalam membesarkan anaknya,” ujar aktor berusia 43 tahun itu.

“Kedua, karena melihat semangat teman-teman di sini kembali bangkit untuk menghasilkan karya. Di mana, kita merasakan bagaimana perfilman sempat turun akibat pandemi (Covid-19),” kata Donny.

Dari penelusuran, Donny telah tampil dalam puluhan film layar lebar seperti “Gie”, “9 Naga”, “Minggu Pagi di Victoria Park”, “The Raid”, “Negeri 5 Menara”, “The Raid 2: Berandal”,” Comic 8”, dan banyak lagi. Ia juga membintangi sejumlah FTV dan Web Series serta menjadi model video klip.

Dalam berkarya itu, ia beberapa kali masuk nominasi penghargaan, termasuk nominasi Festival Film Indonesia (FFI) tahun 2008 untuk “Pemeran Pria Terbaik” dalam film “fiksi.” dan beberapa kali masuk nominasi Indonesian Movie Actors Awards. Ia memenangkan Indonesian Movie Actors Awards pada tahun 2011 sebagai Pemeran Pendukung Pria Terfavorit lewat film “Minggu Pagi di Victoria Park”.

“Insha Allah akan jadi karya yang menghibur,” ucap aktor yang menguasai bela diri itu.

Produser film “Surga untuk Ayah”, Erwin Mulasman, menjelaskan film ini bertema nasional namun tetap memasukkan unsur lokal di dalamnya.

“Menampilkan alam Makassar dan Malino serta beberapa dialeg Makassar antara ayah dan anak. Selain itu lokalitas kami terapkan dalam pembuatan film, yakni dengan semangat sipakatau, sipakainge, sipakalebbi,” ujarnya.

Film “Surga Untuk Ayah” berkisah tentang perjuangan ayah membesarkan putranya seorang diri hingga sukses menjadi dokter. Lika liku dramatis ayah dalam menemani pertumbuhan anaknya dari kecil, remaja, hingga dewasa. Saat ayahnya sudah tiada, sang anak membalas semua perjuangan ayahnya.

Ide serita diangkat dari real life jaman milenial sekarang di mana sosok sang ayah sangat dibutuhkan dalam sebuah keluarga. Bahwa seorang laki laki yang akan masuk sebuah rumah tangga harus siap menjadi sosok pelindung, panutan, bermoral tinggi, dan bersahabat dalam keluarga.

“Karena kesuksesan seorang anak di masa depan tergantung cerminan seorang ayah dalam keluarga,” kata Erwin. "Karena tidak semua bapak bisa jadi ayah tapi semua ayah bisa menjadi ayah.”

Assistant Hotel Manager Malino Highlands, Kartika Sudirman, mengaku senang menyambut kru film “Surga untuk Ayah” untuk mengambilan gambar di tempat wisata tersebut. “Kami sangat mendukung kemajuan perfilman lokal,” katanya.

Pemeran lain dalam film ini adalah Michel, Vio, Dave, Dhuha,  dan Zoe.


Tags: Comic 8 Donny Alamsyah Festival Film Indonesia (FFI) Film Surga untuk Ayah Gie Indonesian Movie Actors Awards Minggu Pagi di Victoria Park Negeri 5 Menara The Raid

Baca juga