Lanjutkan Komitmen Terhadap Lingkungan, PT Vale Dukung Masyarakat Adat Kembangkan Pangan Organik
KAREBANUSA.COM, SOROWAKO - Kelompok Tani Padoe Momoiko mendapatkan dukungan dari PT Vale Indonesia. Kelompok Tani tersebut mendapatkan pelatihan bagaimana mengembangkan sayuran organik.
Kegiatan ini dilakukan melalui Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan (PSRLB) melalui perkembangan perkebunan organik. PT Vale mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat.
Koordinator Kelompok Tani Padoe Mamiko, Ameria Sinta, mengatakan bantuan dimulai pada akhir 2019. Anggotanya 40 ibu-ibu rumah tangga yang berkecimpung di bidang tani.
“Pada akhir 2019 kami mendapatkan pembekalan pertanian ramah lingkungan dari PT Vale,” ujarnya.
Dia menuturkan, ia awalnya bertekad mengkonsumsi sayuran organik dari kepedulian akan kesehatan. “Dulu kamu punya kebiasaan memilih sayuran paling bagus, tanpa sadar akan bahaya pestisida,” ujarnya.
Dengan adanya pembinaan, ia makin sadar pestisida tidak baik bagi kesehatan. Saat ini Kelompok Tani Padoe Mamiko mengelola 0,5 hektar lahan milik kepala suku mereka, dipinjam dengan sistem pakai selama 5 tahun.
Ameria menuturkan, program ini sangat berguna bagi warga mereka.
“PT Vale memberikan dukungan membangun demplot sebagai dukungan atas Mahola (Ketua Adat),” tutur Ameria Sinta yang juga Sekretaris Dewan Adat Padoe Pusat Wasuponda.
Mereka menanam 15 komoditi di lahan tersebut antara lain kangkung, terong, cabe, dan lainnya.
Senior Manader Social Development (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra, mengatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan pengembangan sumber daya alam di wilayah operasi Vale.(*)
Tags: PT Vale PT Vale Indonesia Tbk Suku Padoe Tanaman organik Wasuponda
Baca juga
- PT Vale Hidupkan Kerajinan Teduhu dari Kepunahan
- 7.092 Pelari Kenakan Patonro, PT Vale Dukung Pelestarian Budaya Bugis-Makassar Lewat Olahraga
- PT Vale Site Morowali Salurkan Beasiswa Mota'u untuk 19 Mahasiswa
- PT Vale Andalkan PLTA 365 MW untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Dekarbonisasi
- PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026 untuk Program Pangan dan Kemaritiman
