International Conference, Rektor Unibos Satu Panel dengan Pembicara dari Berbagai Negara
KAREBANUSA.COM, Makassar - Universitas Bosowa (Unibos) menggelar konferensi internasional "The 1st Multidiciplines Bosowa International Conference (MBIC): Call for Paper" di ruang Senat Unibos.
Konferensi internasional yang digelar secara hybrid ini berlangsung selama dua hari, mulai hari ini, Kamis (30/3/2023).
Konferensi bertajuk “Leveraging Sustanible Digital Economy, and future energy systems role in the post covid-19 Era” ini melibatkan dosen, mahasiswa, hingga praktisi dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Konferensi ini dikemas dalam bentuk sidang pleno dan sesi paralel secara hybrid dengan menghadirkan sejumlah keynote speaker dari Indonesia dan juga luar negeri.
Keynote speaker dari Indonesia yakni Prof Muhammad Basri Jafar MA PhD (Ketua Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Makassar) dan Prof Dr Batara Surya MSi (Rektor Unibos).
Sedangkan spekaer yakni Prof Dr Hadijah MSi (Guru Besar Unibos), Dr Andi Asrifan SPd MPd (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidrap), Dr Mutmainnah SPdI MPd (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Al-Asyariah Mandar), dan Dr Seri Suriani MSi (Wakil Rektor Unibos bidang Resources and Support).
Juga ada Dr Asdar MPd (Dosen Fakultas Pendidikan dan sastra Unibos), Dr Djusdil Akrim MM (Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Unibos) dan Muliati SPd MHum MEd (International Office Department of Unibos).
Sedangkan keynote speaker dari luar negeri yakni Prof Dr Erkol Bayran (School for tourism and hotel management, department of tour guiding university of Sinop, Turki).
Sedangkan speaker yakni Prof Dr Fides del Castillo (De La Salle University Manila, Filipina), Prof Luis Miguel Cardoso (Polytechnic Institute of Poltalegre Portugal), Prof Dr Ahmed A Elngar (College of Computer Information Technology American University in the Emirates-AUE), Dr Eng Neyara Radwan (Mechanical engineering, Faculty of engineering, Suez Canal University, Mesir), dan Dr Supaprawat Siripipatthanakul (Bangkok Thonburi University, Thailand).
“Dalam kajian konferensi ini kita melaksanakan sebuah kajian multidisiplin ilmu tentang Pendidikan, Sosial, Humaniora, Ekonomi, Akuntansi , manajemen , Komunikasi politik, Inovasi Teknologi, dan teknik,“ ujar Muliati selaku ketua panitia.
Nantinya berbagai permasalahan global dari berbagai perspektif akan dikupas dan dibahas agar dapat menghasilkan suatu pandangan ilmiah.
Rektor Unibos memaparkan terkait profil Kampus sejarah dan perkembangan Serta pengenalan Kampus Unibos kepada seluruh peserta dan keynote speaker yang berasal dari luar negeri.
Prof Batara Surya juga menegaskan bahwa kewirausahaan atau inisiatif untuk memulai bisnis merupakan hal yang sangat penting dalam pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi.
“Entrepreneurship or initiative to start and run a business, is essential for economic growth and development. Entrepreneurial contribution for the economy because it comes not only from transformational entrepreneur,”ungkap rektor Unibos.
Artinya: Kewirausahaan atau inisiatif untuk memulai dan menjalankan bisnis, sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Kontribusi kewirausahaan bagi perekonomian karena tidak hanya datang dari pengusaha transformasional
Gelaran ini berlangsung dengan antusias dengan melibatkan berbagai pihak dari luar negeri yakni Turki, Filipina, Portugal, Amerika, Arab Saudi, Mesir, hingga Bangkok-Thailand.
Oleh karena itu, Muliati berharap melalui konferensi lintas negara ini mampu meningkatkan kemampuan seluruh pihak yang terlibat dalam memahami ilmu pengetahuan sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.(*)
Tags: International Conference Prof Batara Surya Unibos
Baca juga
- Unibos dan UiTM Malaysia Jalin Kerja Sama, Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendidikan Hukum
- Universitas Bosowa Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pemberdayaan Migran Indonesia
- 728 Wisudawan Dikukuhkan di Wisuda ke-69 Universitas Bosowa, Rektor Tekankan Adaptasi dan Inovasi
- Kuliah Umum PWK Unibos Bahas Real Estate, Soroti Tantangan dan Peluang Perencana Kota
- Unibos Kukuhkan 2 Profesor Baru, Kepakaran Bidang Sosial Perkotaan hingga Transformasi Digital UMKM

