KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Bosowa menggelar kuliah umum bertema “Real Estate: Tantangan Sekaligus Peluang bagi Perencana Wilayah dan Kota” di Aula Teknik Lantai 5 Gedung 2, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan sivitas akademika sebagai ruang diskusi akademik dalam merespons dinamika sektor properti yang semakin kompleks.

Kuliah umum menghadirkan narasumber Umar Mansyur yang merupakan akademisi sekaligus praktisi di bidang perencanaan wilayah dan kota serta Wakil Ketua I ASPI Nasional.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa sektor real estate tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik semata, tetapi sebagai sistem terintegrasi dengan aspek ekonomi, hukum, sosial, dan lingkungan.

“Real estate adalah ruang hidup yang kompleks. Ia tidak hanya berbicara tentang bangunan, tetapi juga tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan ruang, ekonomi bergerak, dan kebijakan publik berjalan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dinamika pasar properti sangat dipengaruhi oleh interaksi antara permintaan dan penawaran serta peran investor, rumah tangga, dan pemerintah dalam membentuk struktur ruang perkotaan.

Dalam konteks tersebut, sektor real estate menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Berbagai tantangan turut disoroti, mulai dari keterbatasan lahan, tingginya harga properti, backlog perumahan, hingga perubahan preferensi masyarakat terhadap hunian adaptif dan terintegrasi.

Konsep hunian vertikal serta pengembangan berbasis Transit Oriented Development (TOD) dinilai menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan kota modern.

Di sisi lain, peluang besar juga terbuka bagi perencana wilayah dan kota dalam berbagai aspek pengembangan.

Peluang tersebut meliputi analisis tata guna lahan, studi kelayakan kawasan, manajemen pengembangan wilayah, hingga penentuan highest and best use dalam pemanfaatan ruang.

Kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan perencana menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PWK Fakultas Teknik Universitas Bosowa menegaskan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan perspektif yang luas dan aplikatif terhadap pembangunan perkotaan.

Forum ini juga diharapkan mampu mencetak calon perencana yang adaptif, mampu membaca peluang, serta siap berkontribusi dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.



Tags: ASPI Nasional kuliah umum Perencanaan Wilayah dan Kota properti Indonesia PWK Unibos

Baca juga