KAREBANUSA.COM, Makassar -  Dalam rangka Hari Kartini, Puslitbang Kependudukan dan Gender UNHAS, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNHAS dan Prodi Gender dan Pembangunan UNHAS bekerja sama dengan Indonesian Future Leaders dan Girls No Abuse! mengadakan Webinar Gender Talk dengan tema “Refleksi Pemikiran R.A.Kartini untuk Pembangunan Gender Wilayah Indonesia Timur di Era Tranformasi Digital.”

Acara ini dihadiri sekitar 70 orang dan berlangsung pada Senin, 29 April 2024, 13.00 – 16.00 WITA melalui Zoom Meeting. Webinar ini diisi oleh pembicara dari Fakultas dan juga aktivis gender di Indonesia Timur, yang mumpuni di bidangnya.

Pada pembukaan, Dr Irma Andriani SPi MSi selaku Ketua Puslitbang Kependudukan dan Gender UNHAS memberikan sambutannya.. 

Dr Irma menyatakan pentingnya kerjasama dalam memanjukan isu-isu gender di Indonesia Timur. 

Selain itu, ada pula pidato pembukaan dari Prof dr Muh Nasrum Massi PhD SpMK (K) sebagai Ketua LPPM Unhas.

Ia menyatakan pentingnya riset dalam mengarus utamakan isu-isu gender.

Sesi diskusi dibuka oleh moderator yaitu Dian Aditya Ning Lestari sebagai Co-Founder Indonesian Future Leaders, Founder Girl, No Abuse! Project Officer KITA Bhinneka Tunggal Ika. Dian menyatakan kolaborasi orang muda juga penting dalam isu-isu perempuan.

Pembicara pertama Prof Dr Farida Patittingi SH MHum sebagai Wakil Rektor 3 Unhas yang juga Guru Besar Hukum Agraria Fakultas Hukum Unhas menyatakan pentingnya aksi afirmatif dalam memajukan perempuan di Indonesia Timur. 

"Dalam politik, kita masih harus dimajukan, begitu juga sektor-sektor lain, sehingga aksi afirmatif menjadi penting" ujarnya.

Prof Dr Hj Winarni Dien Monoarfa MS sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga menyatakan pentingnya kolaborasi internasional dalam memajukan perempuan. 

"Perempuan sangat penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) karena merupakan garis depan dalam isu-isu ini, terutama isu lingkungan," paparnya.

Pembicara ketiga Prof Dr Sutinah Made MSi sebagai guru besar ekonomi perusahaan perikanan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan menjelaskan peran Kartini dalam Islam, dan bagaimana Kartini memajukan Islam di zamannya. 

Lusia Palulungan SH MHum sebagai Program Manager INKLUSI BaKTI menjelaskan program-program intervensi BaKTI untuk memajukan perempuan di akar rumput. 

Iva Hasanah ST SSos sebagai Direktur KPS2K Jatim,anggota Perkumpulan KAPAL Perempuan juga menjelaskan peram perempuan dalam isu-isu seperti pembangunan, yang masih sangat maskulin.

Sebagai kesimpulan, webinar ini mengharapkan bisa mengedukasi masyarakat dan mendorong kolaborasi oleh masyarakat dan dalam riset untuk memajukan isu-isu gender. Dengan cara demikian, semangat Kartini bisa terus bertahan di Indonesia.

(*/Dian)


Tags: Hari Kartini Prodi Gender dan Pembangunan Puslitbang Gender Unhas

Baca juga