KAREBANUSA.COM, Yogyakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Muhammadiyah bekerja sama memperkokoh Islamic ecosystem (ekosistem Islam) di Tanah Air  melalui pembangunan Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta.

BSI mensupport pendanaan pembangunan bersama dengan beberapa BUMN lainnya.

Direktur Retail Banking BSI, Harry Gusti Utama, mengatakan pihaknya bertekad membangun sinergi berkelanjutan dengan membangun kemandirian ekonomi umat lewat optimalisasi masjid. 

"Saat ini kami terus menggali kemungkinan potensi melalui kerjasama pengelolaan keuangan masjid serta kerjasama program keumatan di sejumlah masjid di Indonesia, salah satunya di Yogyakarta," katanya.

Dalam keterangannya, Sein (14/10/2024), Hary Gusti mengungkapkan, saat ini BSI telah bekerjasama dengan lebih dari 55 ribu masjid di Indonesia dengan kelolaan dana lebih dari Rp 5,8 triliun. 

Ia berharap upaya pengelolaan dana masjid yang baik tersebut dapat membantu ekosistem masjid untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi umat.

"Hal ini menjadi spirit bagi kami untuk bersama memajukan ekonomi ummat dan memberikan kontribusi untuk mendorong ZISWAF dan program keummatan lainnya lebih transparan, pengelolaan digital dan terstruktur," katanya.

“Upaya tersebut diimplementasikan dalam bentuk kerjasama pengelolaan keuangan dengan DKM Masjid, Lembaga Amil Zakat, pengelolaan cash management masjid yang baik sehingga dari ekosistem masjid akan terus tumbuh menjadi  sarana keummatan yang terus memberikan kemaslahatan yang luas," jelas Harry.

Masjid Padepokan KHA Dahlan

Pembangunan Masjid Padepokan KHA Dahlan ini diinisiasi oleh cucu dan cicit founding father atau pendiri Persyarikatan Muhammadiyah yang merupakan salah satu organisasi terbesar di Indonesia.

KH Ahmad Dahlan sendiri memiliki 6 orang anak yaitu Djohanah, Siradj Dahlan, Siti Busyro, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, dan Siti Zaharah. 

KH Ahmad Dahlan juga memiliki surau dan padepokan yang terletak di Yogyakarta. 

Surau tersebut terletak di tengah-tengah Kampung Kauman yaitu berada tepat di samping rumah KH Ahmad Dahlan, sedangkan padepokan yang akan direnovasi terletak di Kampung Pingit.

Harry optimis bahwa kehadiran Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan akan membawa banyak kemaslahatan bagi masyarakat di sekitarnya.

Pembangunan Masjid Ahmad Dahlan berdiri di atas lahan KHA Dahlan seluas 358 m2, yang nantinya akan dipergunakan untuk sarana ibadah dengan kapasitas dan bangunan yang layak. 

Komplek masjid ini juga ditargetkan agar memadai untuk menjadi tempat pembelajaran dan pengkajian agama Islam, syiar dakwah, serta muamalah bagi masyarakat umum Yogyakarta, serta menjadi pusat informasi dan kajian sejarah mengenai KHA Dahlan. 

Masjid yang berlokasi dalam Padepokan KHA Dahlan ini juga diniatkan sebagai lembaga yang universal dan inklusif sebagaimana nilai yang dikembangkan BSI. 

"Kiai Haji Ahmad Dahlan merupakan seorang ulama besar bergelar Pahlawan Nasional Indonesia dan pendiri Muhammadiyah. BSI yakin nantinya Masjid Ahmad Dahlan ini akan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Yogyakarta dan para jamaah yang beribadah di masjid tersebut," kata Harry

Bangunan masjid ini akan dilengkapi ruang utama ibadah, ruang wudhu, ruang marbot, dan toilet. 

Masjid ini akan menampung kurang lebih 300 jamaah dalam melakukan ibadah sholat lima waktu, sholat jumat, dan kegiatan pembinaan keislaman dan kepemudaan. 

BSI terus bersinergi dalam bidang agama yakni penyediaan tempat ibadah yang layak. 

Beasiswa 

Selanjutnya di bidang pendidikan di mana BSI menjadi bank mitra dalam pengelolaan dana institusi pendidikan di berbagai level dan jenjang kependidikan.

"BSI juga memberikan beasiswa untuk siswa yang membutuhkan dan berprestasi serta bidang sosial untuk program pengelolaan UMKM binaan dan desa di Yogyakarta," tutup Harry.

Hadir dalam acara ini Wakil Komisaris Utama BSI, Adiwarman Karim; Komisaris Independen BSI, Komaruddin Hidayat; salah satu pembina Yayasan KH Ahmad Dahlan, Munichy B Edress; Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid, Syamsul Anwar; Direktur Retail Banking BSI, Harry Gusti Utama; Dewan Pengawas Syariah BSI, Jaih Mubarok; dan Direktur Eksekutif BSI, Maslahat Sukoriyanto; serta pimpinan Aisiyah.

BSI sebelumnya telah membangun masjid yabg berlokasi  diantaranya di kawasan wisata Bromo, Bakauheni Lampung, Rest Area Cipali Km 166 dan rest Area Cipularang KM88.



Tags: Bank Syariah Indonesia (BSI) Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan Muhammadiyah PT BSI Tbk

Baca juga