KAREBANUSA.COM, MAKALE - Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Tana Toraja, Jalan Sultan Hasanuddin, Bombongan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel, Rabu (6/10/2025).

Ini adalah aksi lanjutan dalam upaya menolak rencana eksekusi Tongkonan Ka’pun di Kecamatan Kurra.

Tongkonan Ka'pun terjerat sengketa lahan dan putusan pengadilan menetapkan Tongkonan Ka'pun kalah sehingga akan dilakukan eksekusi.

Massa menilai eksekusi tersebut berpotensi mengancam kelestarian tongkonan lain di Tana Toraja, yang merupakan simbol warisan budaya dan identitas masyarakat setempat.

Perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa tongkonan bukan sekadar bangunan, tetapi merupakan pusat identitas, persatuan, dan simbol spiritual masyarakat Toraja.

“Tongkonan adalah warisan leluhur yang harus dijaga. Kami meminta pengadilan mempertimbangkan dampak sosial dan budaya sebelum mengambil keputusan eksekusi,” seru salah satu orator yang menjadikan mobil sebagai panggung orasi.

Para pengunjuk rasa juga meminta agar pemerintah daerah dan lembaga adat turut terlibat dalam menjaga eksistensi tongkonan di tengah perkembangan zaman dan persoalan hukum yang muncul.

(*)


Tags: eksekusi lahan eksekusi Tongkonan Tana Toraja Tongkonan Ka

Baca juga