Kebakaran Terra Drone Tewaskan 22 Orang Termasuk Ibu Hamil 7 Bulan, Polisi Tangkap Michael Wishnu Wardana
Ilustrasi kebakaran gedung menggunakan AIKAREBANUSA.COM, JAKARTA - Kebakaran gedung Terra Drone Indonesia di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta, menyebabkan puluhan orang tewas.
Polisi sudah menetapkan satu orang tersangka akibat kebakaran yang terjadi pada Selasa (9/12/2025) itu.
Dia adalah Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana (MWW).
Polisi menetapkan Michael sebagai tersankga kemarin, Rabu (10/12/2025). Polisi sudah menjadwalkan memeriksa namun yang bersangkutan tidak hadir.
"Yang bersangkutan sudah kami tangkap, sudah tersangka," kata AKBP Roby Saputra, dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/12/2025).
Michael Wishnu dijadwalkan untuk diperiksa oleh Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu. Namun Wishnu tidak hadir dalam pemeriksaan.
MWW dikenakan Pasal 187, 188 dan 359 KUHP terkait dengan sengaja atau kealpaannya hingga menyebabkan kebakaran dan bencana lainnya hingga terjadi kematian.
Roby menyebut ancaman hukuman bagi tersangka MWW yaitu 5 hingga 12 tahun kurungan penjara.
Selain MWW, polisi juga sudah memeriksa 10 orang saksi terkait kebakaran gedung yang menewaskan 22 orang itu. Yang diperiksa mulai karyawan perusahaan, warga sekitar, dan dinas terkait.
Roby juga memastikan bahwa pemilik gedung yang ditempati Terra Drone akan diperiksa.
Diberitakan, gedung Kantor Terra Drone terbakar pada Selasa 9 Desember 2025 siang.
Kebakaran mulai diketahui pada pukul 12.43 WIB. Setelah satu jam lebih berjibaku, api akhirnya bisa dikendalikan.
Korban tewas berdasarkan data dari Polres Metro Jakarta Pusat pada pukul 17.00 WIB sebanyak 22 orang.
Mirisnya, dari korban meninggal dunia ini, 1 di antaranya adalah perempuan hamil 7 bulan.
"Terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
"Rata-rata korban meninggal ditemukan di lantai 3, 4, dan 5. Sementara karyawan yang berada di lantai 6 bisa langsung ke rooftop," tutur Susatyo.
Rata-rata korban meninggal karena kekurangan oksigen dan tidak sempat menyelamatkan diri dari gedung bertingkat itu.
Seluruh korban sudah teridentifikasi dan polisi meminta pihak keluarga bisa datang untuk mengambilnya agar dimakamkan.
(*)
Tags: Kebakaran Terra Drone PT Terra Drone Indonesia Terra Drone

