KAREBANUSA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Daerah (Pemda) Toraja Utara menghadirkan panggilan darurat 112.

Layanan ini resmi diluncurkan Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, pada Perayaan Natal Pemerintah Kabupaten yang digelar di Art Center Rantepao, Senin (29/12/2025).

Ini adalah nomor tunggal untuk yang terintegrasi untuk segala layanan darurat seperti keamanana (polisi), medis, tim SAR, dan lainnya.

Bupati Dedy menyebut layanan darurat memudahkan masyarakat melaporkan jika terjadi hal darurat di sekitarnya.

Selain itu, nomor ini bebas pulsa, mudah diingat sehingga memudahkan masyarakat, dan bisa diakses selama 24 jam.

Ketua DPD Gerindra Toraja Utara ini menegaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan terpadu untuk seluruh kondisi mendesak atau emergency untuk mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah.

“Selama ini masyarakat bingung karena nomor darurat berbeda-beda. Ada nomor kebakaran, bencana, dan kejahatan. Karena itu kita ambil tiga angka saja, 112, supaya mudah diingat dan cepat digunakan,” ujar Bupati Dedy.

Usai meluncurkan inovasi itu, Bupati Dedy memperagakan cara penggunaan layanan tersebut dengan menggunakan telepon genggam miliknya.

Ia menekan nomor 112, kemudian mengikuti instruksi yang tertera di ponselnya dan panggilan langsung tersambung ke petugas call center.

Dalam simulasi tersebut, Bupati memperagakan bagaimana laporan kondisi darurat dapat disampaikan secara langsung.

Layanan darurat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Toraja Utara. Menurutnya, ini yang pertama kali ada di Toraja Utara dan diharapkan bisa memudahkan masyarakat melaporkan kejadian mendesak yang dialaminya atau hal-hal di sekitarnya.

Peluncuran call center 112 ini dihadiri unsur forkopimda, Sekertaris Daerah Toraja Utara, Salvius Pasang; para camat, lurah, dan perwakilan kepala lembang di Toraja Utara.

(*)


Tags: Call Center 112 Frederik Victor Palimbong Toraja Utara

Baca juga