30 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Kelas 6, Dilengkapi Kunci Jawaban
KAREBANUSA.COM - Berikut ini kumpulan contoh soal Kemampuan Akademik (TKA) Pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang sekolah dasar (SD).
Perlu digarisbawahi bahwa soal simulasi TKA Bahasa Indonesia kelas 6 ini disusun sebagai bahan latihan dan pendamping belajar bagi siswa.
Soal-soal yang disajikan tidak berasal dari naskah resmi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan tidak mewakili soal ujian yang sebenarnya.
Simulasi soal ini untuk melatih diri murid kelas 6 SD agar lebih siap mengikuti ujian TKA dan mempersiapkan diri secara lebih terarah, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
TKA Bahasa Indonesia tidak hanya menguji kemampuan membaca secara harfiah, tetapi juga menilai kecakapan siswa dalam memahami informasi tersurat, menarik kesimpulan dari teks, serta menanggapi gagasan dan penggunaan bahasa secara kritis sesuai tingkat perkembangan peserta didik.
Dengan simulasi soal-soal ini akan membantu siswa mengenali pola soal, membiasakan diri dengan bacaan panjang, serta melatih ketelitian dan daya nalar.
Contoh soal ini disusun menyerupai karakter asesmen resmi, mencakup pemahaman tekstual, inferensial, hingga evaluasi dan apresiasi, sehingga dapat dimanfaatkan siswa, guru, maupun orang tua dalam mempersiapkan ujian.
Contoh soal simulasi TKA tka Bahasa Indonesia SD kelas 6:
Bacaan 1
Setiap pagi, sebelum matahari terbit sepenuhnya, Pak Arman sudah bersiap menuju sawah. Ia membawa cangkul dan bekal sederhana yang disiapkan istrinya. Sawah yang digarapnya tidak terlalu luas, tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Meski pekerjaan itu melelahkan, Pak Arman menjalaninya dengan penuh kesabaran.
Di sawah, Pak Arman menanam padi bersama beberapa petani lain. Mereka bekerja sambil berbincang ringan tentang cuaca dan hasil panen. Menurut Pak Arman, kerja sama antarpetani sangat penting agar pekerjaan terasa lebih ringan.
Ia percaya bahwa kebersamaan membuat pekerjaan berat menjadi lebih mudah dijalani. Saat musim kemarau datang, Pak Arman harus lebih berhati-hati dalam mengatur air.
Ia membersihkan saluran irigasi agar air dapat mengalir dengan lancar. Jika air tidak mencukupi, tanaman padi bisa mengering. Oleh karena itu, ia selalu menjaga kebersihan lingkungan sawah.
Pak Arman berharap hasil panen tahun ini cukup baik. Ia ingin menyekolahkan anaknya hingga jenjang yang lebih tinggi. Baginya, pendidikan adalah bekal penting agar anak-anaknya memiliki masa depan yang lebih baik daripada dirinya.
1. Pekerjaan utama Pak Arman adalah …
A. Pedagang
B. Petani
C. Buruh bangunan
D. Nelayan
Jawaban: B
2. Alat yang dibawa Pak Arman ke sawah adalah …
A. Sabit
B. Ember
C. Cangkul
D. Parang
Jawaban: C
3. Pak Arman bekerja di sawah bersama …
A. Keluarganya
B Anak-anaknya
C. Petani lain
D. Kepala Desa
Jawaban: C
4. Mengapa Pak Arman membersihkan saluran irigasi?
A. Agar sawah terlihat rapi
B. Supaya air mengalir lancar
C. Karena diminta tetangga
D. Untuk mempercepat panen
Jawaban: B
5. Harapan Pak Arman terhadap anaknya adalah …
A. Segera bekerja
B.Membantu di sawah
C. Melanjutkan sekolah
D. Menjadi petani
Jawaban: C
6. Waktu Pak Arman berangkat ke sawah adalah …
A. Siang hari
B. Sore hari
C. Malam hari
D. Pagi hari
Jawaban: D
7. Suasana kerja para petani di sawah digambarkan sebagai …
A. Tegang
B. Sunyi
C. Penuh keluhan
D. Kebersamaan
Jawaban: D
Bacaan 2
Perpustakaan sekolah SD Harapan Bangsa mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Ruangan yang dahulu sepi kini menjadi tempat favorit siswa untuk membaca.
Rak-rak buku disusun rapi dan diberi label agar mudah dicari. Selain itu, pencahayaan ruangan dibuat lebih terang dan nyaman.
Koleksi buku di perpustakaan terus bertambah. Tidak hanya buku pelajaran, tersedia pula buku cerita rakyat, ensiklopedia anak, dan majalah pendidikan.
Setiap minggu, petugas perpustakaan memperkenalkan buku baru kepada siswa melalui papan informasi. Hal ini membuat siswa semakin tertarik untuk berkunjung.
Guru-guru juga turut berperan dalam menghidupkan perpustakaan. Mereka sering memberi tugas yang mengharuskan siswa mencari informasi dari buku bacaan.
Dengan cara ini, siswa terbiasa membaca dan tidak hanya bergantung pada buku pelajaran di kelas. Pihak sekolah berharap perpustakaan dapat menjadi pusat kegiatan literasi. Melalui kebiasaan membaca, siswa diharapkan memiliki pengetahuan yang luas dan kemampuan berpikir yang lebih baik.
Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang belajar yang menyenangkan.
8. Perubahan utama yang terjadi pada perpustakaan sekolah adalah …
A. Buku-buku dikurangi
B. Ruangan menjadi sepi
C. Menjadi tempat favorit siswa
D. Rak buku dipindahkan
Jawaban: C
9. Jenis buku yang tersedia di perpustakaan adalah …
A. Buku pelajaran saja
B. Buku cerita dan ensiklopedia
C. Buku tulis dan atlas
D. Buku lama saja
Jawaban: B
10. Cara petugas perpustakaan menarik minat siswa adalah …
A.Memberi hukuman
B. Menutup perpustakaan
C. Mengenalkan buku baru
D. Membatasi peminjaman
Jawaban: C
11. Peran guru dalam meningkatkan minat baca siswa adalah …
A. Mengurangi tugas
B. Memberi tugas membaca
C. Melarang ke perpustakaan
D. Menyediakan buku di kelas Jawaban: B
12. Tujuan utama perpustakaan menurut teks adalah …
A. Tempat menyimpan buku
B. Tempat bermain siswa
C. Pusat kegiatan literasi
D. Ruang istirahat guru
Jawaban: C
13. Suasana perpustakaan setelah perubahan digambarkan sebagai …
A. Gelap dan sempit
B. Ramai dan berisik
C. Nyaman dan rapi
D. Tertutup dan sunyi
Jawaban: C
14. Manfaat kebiasaan membaca bagi siswa menurut teks adalah …
A. Menghabiskan waktu
B. Menambah beban belajar
C. Memperluas pengetahuan
D. Mengurangi tugas sekolah
Jawaban: C
Bacaan 3
Setiap hari Jumat, siswa kelas 6 SD Nusantara melaksanakan kegiatan kerja bakti. Mereka membersihkan ruang kelas, menyapu halaman, dan merapikan taman sekolah.
Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Guru selalu mendampingi agar kegiatan berjalan tertib. Melalui kerja bakti, siswa diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan sekolah. Mereka belajar bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi tugas bersama.
Dengan lingkungan yang bersih, proses belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Selain itu, kerja bakti juga melatih siswa bekerja sama. Mereka saling membantu tanpa membedakan teman. Jika ada siswa yang kesulitan, teman lain segera membantu. Suasana kebersamaan pun terasa selama kegiatan berlangsung. Sekolah berharap kebiasaan ini dapat diterapkan siswa di lingkungan rumah.
Dengan begitu, sikap peduli dan tanggung jawab terhadap kebersihan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
15. Kegiatan yang dilakukan siswa setiap hari Jumat adalah …
A. Upacara bendera
B. Kerja bakti
C. Olahraga bersama
D. Kegiatan pramuka
Jawaban: B
16. Tujuan utama kegiatan kerja bakti adalah …
A. Mengisi waktu luang
B. Membersihkan taman saja
C. Menanamkan kepedulian lingkungan
D. Mengurangi jam pelajaran
Jawaban: C
17. Manfaat kerja bakti bagi siswa adalah …
A. Menambah tugas sekolah
B. Melatih kerja sama
C. Membuat lelah
D. Mengurangi belajar
Jawaban: B
18. Suasana saat kerja bakti digambarkan sebagai …
A. Tegang
B. Membosankan
C. Penuh kebersamaan
D. Sunyi
Jawaban: C
19. Harapan sekolah terhadap siswa setelah mengikuti kerja bakti adalah …
A. Selalu berada di sekolah
B. Menjadi petugas kebersihan
C. Menerapkan kebiasaan bersih di rumah
D. Menghindari kegiatan luar
Jawaban: C
20. Pesan utama dari bacaan tersebut adalah …
A. Sekolah harus bersih
B. Kerja bakti membuang waktu
C. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama
D. Guru wajib mendampingi siswa
Jawaban: C
(*)
Tags: contoh soal kunci jawaban simulasi TKA soal TKA Tes Kemampuan Akademik SD SMP

