KAREBANUSA.COM, Makassar - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat kinerja operasional konsolidasi yang positif hingga Desember 2025. 

Peningkatan tersebut ditopang oleh pertumbuhan aktivitas kapal, arus petikemas, serta optimalisasi layanan operasional di sejumlah pelabuhan utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Berdasarkan data konsolidasi Regional 4, arus kapal hingga akhir 2025 mencapai 112.534 unit atau tumbuh 21,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas kapal tongkang batubara di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Cabang Balikpapan dan Samarinda.

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada aktivitas kapal Ro-Ro di Pelabuhan Makassar dan Pantoloan, serta kegiatan kapal curah cair bahan bakar minyak (BBM) di TUKS Luwuk Tangkiang.

Sementara itu, arus petikemas sepanjang 2025 tercatat mencapai 2.538.922 TEUs atau tumbuh 1,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut dipengaruhi peningkatan ekspor petikemas dari sejumlah pelanggan utama serta meningkatnya throughput layanan terminal di beberapa pelabuhan strategis Regional 4.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi transformasi operasional, peningkatan produktivitas layanan, serta kolaborasi seluruh cabang dalam menjaga standar pelayanan pelabuhan.

Menurutnya, pertumbuhan kinerja operasional sepanjang 2025 menunjukkan efektivitas upaya peningkatan efisiensi, digitalisasi layanan, dan penguatan koordinasi operasional di seluruh cabang Regional 4.

“Pelindo Regional 4 terus mendorong optimalisasi layanan guna mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di Kawasan Timur Indonesia,” ujarnya.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menambahkan peningkatan produktivitas operasional didorong oleh perbaikan proses bisnis, penguatan pengawasan operasi, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas pelabuhan.

Ia menegaskan, fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan volume trafik, tetapi juga memastikan keandalan layanan, efisiensi waktu sandar kapal, serta optimalisasi utilisasi fasilitas pelabuhan agar kinerja operasional cabang meningkat secara berkelanjutan.

Lima Cabang dengan Arus Kapal Terbanyak

Berdasarkan hasil konsolidasi kinerja operasional 2025, Pelindo Regional 4 Balikpapan mencatat arus kapal terbanyak dengan 25.844 unit atau tumbuh 139,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi berikutnya ditempati Pelindo Regional 4 Samarinda dengan 25.322 unit kapal, Pelindo Regional 4 Tanjung Redeb sebanyak 17.679 unit kapal, Pelindo Regional 4 Kendari dengan 6.754 unit kapal, serta Pelindo Regional 4 Makassar sebanyak 5.622 unit kapal.

Lima Cabang dengan Arus Penumpang Terbanyak

Untuk arus penumpang, Pelindo Regional 4 Makassar menjadi cabang dengan jumlah penumpang tertinggi sepanjang 2025 dengan 962.982 orang. Disusul Pelindo Regional 4 Balikpapan sebanyak 811.420 orang, Pelindo Regional 4 Ternate sebanyak 797.746 orang, Pelindo Regional 4 Manado sebanyak 669.523 orang, serta Pelindo Regional 4 Kendari sebanyak 558.736 orang.

Yusida menyebut capaian tersebut menunjukkan peningkatan kinerja operasional tidak hanya terjadi pada pelabuhan utama, tetapi juga merata di berbagai cabang Regional 4. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat konektivitas logistik nasional.

Ke depan, Pelindo Regional 4 akan terus mendorong peningkatan produktivitas layanan, penguatan digitalisasi operasional, serta optimalisasi infrastruktur pelabuhan untuk memastikan kelancaran arus barang dan logistik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

(*)


Tags: Arus Kapal 2025 Pelabuhan Makassar Pelindo Regional 4

Baca juga