Lalu Lintas di Jalan Tol Makassar Diprediksi Naik 6 Persen Saat Lebaran 2026
Tol Makassar - foto: dok PT Margautama Nusantara (MUN).KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Mobilitas kendaraan di Makassar selama musim mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat hingga 6 persen dibandingkan hari biasa, sehingga pengelola Jalan Tol Makassar menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Pengelola tol yakni PT Makassar Metro Network (MMN) dan PT Makassar Airport Network (MAN) memprediksi peningkatan volume kendaraan terjadi pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran di seluruh ruas jalan tol yang mereka kelola.
Peningkatan tersebut diperkirakan terjadi di ruas tol Seksi 1, 2, dan 3 yang dikelola MMN serta Seksi IV yang berada di bawah pengelolaan MAN.
Direktur Utama PT Makassar Metro Network, Ismail Malliungan, mengatakan pihaknya telah menyiagakan berbagai langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode Lebaran.
Ia menjelaskan bahwa tim teknik akan disiagakan bersama ketersediaan stok material untuk mengantisipasi perbaikan darurat apabila terjadi gangguan di ruas jalan tol.
"Kami menyiagakan tim teknik serta stok material yang cukup untuk mengantisipasi perbaikan darurat jika diperlukan. Seluruh sistem pengawasan berjalan optimal agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar di tengah momentum Lebaran," ujar Ismail Malliungan dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026), dilansir dari Kontan.id.
Selain itu, seluruh sistem pengawasan operasional akan berjalan secara optimal agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar selama momentum Lebaran.
Petugas operasional juga akan disiagakan selama 24 jam untuk memastikan layanan jalan tol tetap prima bagi seluruh pengguna jalan.
Karakteristik lalu lintas di Tol Makassar disebut berbeda dengan jalan tol antar kota di Pulau Jawa karena kendaraan yang melintas saat Lebaran cenderung berasal dari luar kota, sementara masyarakat Makassar lebih banyak menggunakan tol untuk aktivitas belanja kebutuhan hari raya dan distribusi logistik.
Berdasarkan data proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan volume lalu lintas mencapai sekitar 118.906 kendaraan per hari.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan mencapai 117.853 per hari untuk gabungan ruas tol yang dikelola MMN dan MAN.
Untuk mengantisipasi kepadatan di gerbang tol, pengelola menyiapkan penggunaan Toll Lane Portable guna membuka lajur darurat atau temporary lane saat terjadi antrean kendaraan.
Secara keseluruhan, ruas Jalan Tol Makassar sepanjang 24,85 kilometer didukung oleh 41 gardu tol otomatis dan hybrid serta berbagai armada layanan seperti kendaraan derek, ambulans, dan unit patroli.
Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara real-time melalui sistem CCTV terintegrasi guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan.
Direktur Utama PT Makassar Airport Network, Anton Sujarwo, menegaskan bahwa kenyamanan pengguna jalan menjadi fokus utama selama periode mudik Lebaran.
Menurutnya, pengelolaan mobilitas yang adaptif dan berbasis data akan membantu memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.
Tags: Idul Fitri Idulfitri 1447 Hijriah Lebaran Mudik Lebaran 2026 PT Makassar Airport Network PT Makassar Metro Network Tol Makassar
Baca juga
- Telkomsel Catat Lonjakan Trafik Data 17,4 PB Saat RAFI 2026, Jaringan Tetap Stabil
- Trafik Data XLSMART Naik 21 Persen saat Lebaran 2026, Dieng Plateau Tertinggi hingga 562 Persen
- Arus Penumpang Lebaran 2026 di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Tembus 758 Ribu, Naik 10,41 Persen
- Indosat Catat Lonjakan Trafik 20 Persen Pada Momen Lebaran 2026, Jaringan Tetap Stabil Berbasis AI
- Jalin, BRI, dan bank bjb Perluas Layanan Tarik Tunai GoPay Tanpa Kartu Jelang Lebaran 2026
