KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, memimpin rapat koordinasi bersama camat dan lurah untuk memperkuat penanganan sampah berbasis kolaborasi di Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (2/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri Camat Wajo, Lurah Malimongan Tua, Lurah Butung, pengelola TPS3R Malimongan Tua, pengelola urban farming, serta Ketua Kelompok Tani guna membahas kondisi riil pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

Dalam pertemuan itu, para camat memaparkan sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan armada pengangkutan sampah yang masih menjadi tantangan utama di berbagai wilayah.

Melinda Aksa dalam arahannya menekankan pentingnya pengaturan jadwal operasional pengangkutan sampah yang lebih efektif dan terkoordinasi untuk meningkatkan layanan kebersihan kota.

Ia juga mendorong percepatan pembentukan bank sampah di tingkat RT/RW di seluruh wilayah serta memperkuat sinergi dengan Bank Sampah Unit (BSU) pusat agar proses pengangkutan dan pengelolaan sampah lebih efisien.

Selain itu, setiap wilayah diminta segera mengidentifikasi dan mendata pelaku horeka (hotel, restoran, dan kafe) sebagai basis edukasi dan peningkatan kesadaran dalam pengelolaan sampah mandiri.

TPS3R juga diarahkan untuk lebih difokuskan pada pengolahan sampah organik guna mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.

“Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komitmen dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci agar pengelolaan sampah di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui rapat ini, pemerintah berharap setiap wilayah semakin proaktif menghadirkan inovasi dan langkah konkret dalam pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

(*)

Tags: Bank Sampah bank sampah Makassar Dewan Lingkungan Hidup Makassar Dewan Lingkungan Kota Makassar horeka Makassar pengelolaan sampah pengelolaan sampah Makassar

Baca juga