Unismuh Makassar Berlakukan WFH Jumat-Sabtu Mulai 13 April 2026, Jam Pelayanan Sampai Pukul 17.00 Wita
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan memberlakukan work from home (WFH) atau kerja dari rumah mulai 13 April 2026 ini.
Kebijakan ini sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah dengan menerbitkan edaran rektor terkait penyesuaian pola kerja.
Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian pola kerja dan penyelenggaraan kegiatan akademik di perguruan tinggi.
Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa kampus merespons kebijakan tersebut secara adaptif dengan tetap menjaga kualitas layanan akademik dan administrasi.
“Edaran ini kami keluarkan sebagai bentuk uji coba untuk beradaptasi dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026. Akan tetapi, prinsip yang kami pegang tetap jelas, yakni layanan akademik, administrasi, dan mutu pembelajaran tidak boleh terganggu,” kata Abd Rakhim Nanda.
Melalui kebijakan baru ini, pola kerja yang sebelumnya berlangsung work from office (WFO) Senin hingga Sabtu diubah menjadi WFO pada Senin hingga Kamis, sementara Jumat dan Sabtu diberlakukan work from home (WFH).
"Khusus pelaksanaan WFO, Senin - Jumat, jam pelayanan di Unismuh, mulai pukul 08.00-17.00 Wita," tandas Rakhim.
Rektor menekankan bahwa perubahan ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola kampus yang lebih efisien dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Kita ingin memastikan apakah pola kerja seperti ini benar-benar membuat organisasi lebih efisien, lebih produktif, dan tetap mampu memberikan layanan yang baik kepada seluruh sivitas akademika. Karena itu, pendekatannya bukan permanen langsung, tetapi uji coba lebih dulu,” ujarnya.
Masa uji coba kebijakan ini akan berlangsung selama tiga bulan dengan evaluasi menyeluruh yang melibatkan Wakil Rektor II dan Subdirektorat SDM untuk menilai efektivitas dan efisiensi penerapan WFH.
“Selama masa uji coba tiga bulan, saya menugaskan Wakil Rektor II dan Subdirektorat SDM untuk melakukan analisis terhadap efisiensi dan efektivitas WFH ini," ucap Rakhim.
"Jadi, keputusan kampus ke depan akan bertumpu pada evaluasi yang objektif, bukan semata asumsi," tambahnya.
Evaluasi tersebut akan mencakup aspek produktivitas kerja, mutu layanan administrasi, ritme kerja dosen dan tenaga kependidikan, serta efektivitas koordinasi antarunit di lingkungan kampus.
Dalam edaran kementerian, penyesuaian pola kerja juga diarahkan untuk mendorong efisiensi operasional dan digitalisasi layanan akademik tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Perguruan tinggi diberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan kegiatan akademik, termasuk penerapan pembelajaran jarak jauh secara proporsional, terutama bagi mahasiswa semester lanjut dan program pascasarjana, dengan pengecualian untuk kegiatan praktikum dan sejenisnya yang tetap harus dilakukan secara tatap muka.
Bagi Unismuh Makassar, kebijakan ini menjadi momentum untuk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan sistem pembelajaran dan administrasi berbasis teknologi.
“Kampus harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan. Efisiensi penting, tetapi efisiensi yang kami kehendaki adalah efisiensi yang tetap efektif dalam menjaga kualitas, menjaga disiplin, dan tetap memberi manfaat nyata bagi lembaga. Karena itu, masa tiga bulan ini akan menjadi fase penting untuk melihat apa yang efektif dan apa yang perlu dibenahi,” ujarnya.
Transformasi tersebut juga didukung oleh keberadaan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Digital Futuristik (P4-DF) serta Sistem Informasi Persuratan dan Administrasi Umum (Sispadum) yang telah diterapkan di lingkungan kampus.
Langkah ini menegaskan komitmen Unismuh Makassar dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam praktik kelembagaan yang lebih kontekstual, dengan tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi kerja dan kualitas layanan kepada sivitas akademika.
(*)
Tags: Abd Rakhim Nanda digitalisasi pendidikan pola kerja kampus Unismuh Makassar WFH work from home
Baca juga
- Konjen Australia Sosialisasikan Beasiswa Penuh, Peluang Dosen dan Mahasiswa Unismuh Kuliah di Aussie
- Dalam RDP di DPR RI, Rektor Unismuh Soroti Ketimpangan Kuota KIP Kuliah, Minta Pemerataan PTN dan Swasta
- Unismuh Makassar Serahkan Hadiah Lomba Video Ramadan, Dorong Kreativitas Pelajar Sulsel
- Unismuh Makassar Jajaki Kerja Sama dengan LAFI TNI AD, Perkuat Pendidikan dan Riset Farmasi
- Unismuh Makassar Terima Angkatan Perdana Profesi Apoteker, 33 Mahasiswa Ikuti Orientasi 2026

