KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Dermaga Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin, Makassar, saat prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 433/Julu Siri diberangkatkan menuju wilayah penugasan baru menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut.

Pelepasan tersebut menjadi momen penting bagi para prajurit Yonif 433/JS yang merupakan satuan infanteri di bawah Brigade Infanteri (Brigif) 3/Tri Budi Sakti Kostrad dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penugasan tersebut menjadi momentum bagi para prajurit untuk melanjutkan pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelum menaiki kapal perang yang akan mengantarkan mereka ke daerah operasi, para prajurit terlihat melakukan pemeriksaan akhir terhadap perlengkapan dan materiel di area dermaga. 

Di tengah cuaca panas, mereka memastikan seluruh perlengkapan berada dalam kondisi siap guna guna mendukung pelaksanaan tugas.

Pemandangan lain yang menarik perhatian tampak saat sejumlah prajurit merawat senjata serbu yang akan dibawa selama penugasan.

Dengan teliti, mereka membungkus bagian-bagian sensitif senapan menggunakan lapisan pelindung dan mengikatnya dengan kuat untuk mengantisipasi dampak korosi akibat paparan air laut selama pelayaran.

Kesiapan tersebut mencerminkan profesionalisme dan disiplin tinggi yang dimiliki para prajurit. 

Tidak hanya kesiapan mental dan fisik, pemeliharaan alat utama yang digunakan dalam bertugas juga menjadi bagian penting untuk memastikan kemampuan tempur tetap optimal saat menjalankan misi negara.

Dalam kesempatan itu, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, turut hadir melepas keberangkatan pasukan. 

Ia menyampaikan bahwa keberangkatan para prajurit tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat serta keluarga yang mengiringi langkah mereka dalam menjalankan tugas negara.

“Atas nama manajemen Pelindo Regional 4 Makassar, kami menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang akan berangkat bertugas," ucap Iwan.

"Tugas yang diemban bukan hanya sebuah penugasan militer, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Iwan Sjarifuddin.


Baca juga