KAREBANUSA.COM, Selayar – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) mendampingi Kelompok Model Desa Konservasi (MDK) Jinato Marennu mengembangkan kemampuan promosi digital guna memperkenalkan potensi wisata Desa Jinato, Kecamatan Taka Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Program yang berlangsung selama dua hari pada 22–23 Juli 2026 tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Konservasi Hutan Fakultas Kehutanan Unhas, penyuluh Taman Nasional Taka Bonerate, serta anggota Kelompok Model Desa Konservasi Jinato Marennu dengan total sekitar 30 peserta.

Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media digital untuk mempromosikan potensi wisata berbasis alam dan konservasi yang dimiliki Desa Jinato.

Desa Jinato memiliki beragam potensi wisata, mulai dari hamparan pasir putih, panorama matahari terbit dan terbenam, hingga aktivitas masyarakat pesisir seperti pengolahan hasil laut yang dinilai memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Jinato yang menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Universitas Hasanuddin dalam mendukung pengembangan potensi wisata desa.

Pelatihan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta sebelum menerima materi mengenai identifikasi potensi sumber daya alam sebagai daya tarik wisata dan strategi mengemasnya menjadi materi promosi melalui media digital.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Asrianny, S.Hut., M.Si., mengatakan promosi destinasi wisata saat ini tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat membangun cerita yang menarik melalui konten digital.

"Desa Jinato memiliki modal alam yang luar biasa. Yang kami dorong adalah bagaimana masyarakat mampu mengemas setiap potensi tersebut menjadi konten yang menarik sehingga wisatawan tertarik untuk datang, sekaligus memahami nilai konservasi yang dimiliki kawasan ini," jelasnya.

Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik lapangan dengan mendokumentasikan berbagai objek wisata dan aktivitas masyarakat di Desa Jinato menggunakan telepon genggam.

Selama praktik, dosen dan mahasiswa Unhas membimbing peserta mengenai teknik dasar fotografi dan videografi, mulai dari menentukan sudut pengambilan gambar, memanfaatkan pencahayaan, hingga menyusun alur cerita visual yang menarik.

Peserta tidak hanya mendokumentasikan panorama pantai, tetapi juga aktivitas masyarakat pesisir seperti penjemuran ikan, suasana matahari terbit dan terbenam, serta kehidupan sehari-hari di kawasan pantai sebagai bagian dari daya tarik ekowisata.

Seluruh hasil dokumentasi kemudian diedit bersama menjadi materi promosi yang siap dipublikasikan melalui akun media sosial Kelompok Model Desa Konservasi Jinato Marennu.

Pada malam hari, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta sekaligus membahas strategi mengaktifkan kembali media sosial kelompok sebagai sarana promosi wisata desa.

Salah seorang peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan motivasi baru bagi kelompok untuk kembali mempromosikan potensi wisata Desa Jinato melalui media digital.

"Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Selama ini kami memiliki banyak potensi, tetapi belum tahu bagaimana cara menampilkannya. Sekarang kami kembali semangat untuk mengaktifkan media sosial kelompok dan membuat video promosi agar lebih banyak orang mengenal Desa Jinato," ujarnya.

Tim Pengabdian Fakultas Kehutanan Unhas menilai keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari meningkatnya kemampuan peserta dalam membuat foto dan video promosi, tetapi juga dari tumbuhnya kepercayaan diri masyarakat untuk menjadi pelaku utama promosi wisata di desanya sendiri.

Melalui pendampingan tersebut, Universitas Hasanuddin berharap Kelompok Model Desa Konservasi Jinato Marennu mampu mengelola promosi digital secara mandiri sehingga potensi wisata berbasis keanekaragaman hayati di Desa Jinato semakin dikenal luas dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendorong pelestarian lingkungan.

Tagging:

Universitas Hasanuddin, Unhas, Fakultas Kehutanan Unhas, Desa Jinato, Kepulauan Selayar, Taka Bonerate, Model Desa Konservasi, MDK Jinato Marennu, Ekowisata, Wisata Selayar, Promosi Digital, Pengabdian Masyarakat, Taman Nasional Taka Bonerate, Konservasi, Pariwisata Sulawesi Selatan

Meta Deskripsi:

Fakultas Kehutanan Unhas mendampingi Kelompok Model Desa Konservasi Jinato Marennu di Kepulauan Selayar mengembangkan promosi wisata berbasis konten digital untuk memperkenalkan potensi ekowisata dan mendukung pelestarian lingkungan.


Tags: Desa Jinato