KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Ke-88 tahun 2026 di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (20/6/2026).

Wisuda ini diikuti 1.411 lulusan dari 9 fakultas mulai dari jenjang diploma, sarjana, profesi dokter, magister, dan doktor. 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-63 Unismuh Makassar yang jatuh pada 19 Jui 2026.

Adapun sebaran para lulusan yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 255 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 404 orang, dan Fakultas Agama Islam (FAI) 280 orang.

Kemudian Fakultas Teknik 48 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 99 orang, Fakultas Pertanian 68 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 153 orang, Fakultas Hukum 3 orang, dan Pascasarjana 101 orang.

Prosesi wisuda tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof Dr Fauzan MPd; Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Mahfud Sholihin MAcc PhD Ak CA CPA; perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Dr dr HM Ishaq Iskandar MKes MM MH; Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof Hamdan Juhannis MA PhD; serta perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Dr Ir Syahruddin MM.

Hadir juga Persyarikatan Muhammadiyah dan keluarga wisudawan.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lulusan Unismuh Makassar seharusnya bangga karena menjadi bagian dari kampus yang unggul.

Ia pun memaparkan sejumlah prestasi yang telah diraih Unismuh, jajaran penghargaan nasional bahkan pengakuan internasional, hingga fasilitas yang dimiliki kampus yang berada di Jalan Sultan Alauddin Makassar ini.  

Capaian yang telah diraih Unismuh Makassar seperti Masuk Times Higher Education Impact Rankings 2025, Tembus rentang 401–600 dunia untuk indikator SDGs, Masuk radar THE World University Rankings 2026, dan Masuk QS World University Rankings Asia.

Kemudian peringkat 4 nasional dan 20 dunia di UI GreenMetric, Punya 90 kerja sama internasional dari 41 negara, adi tempat belajar 388 mahasiswa asing dari 7 negara, Program Kedokteran meraih akreditasi internasional, embangkan riset dan pengabdian kolaborasi internasional, serta Punya 83 publikasi internasional bereputasi.


Dr Rakhim menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut bukan kerja satu orang. Ia menyebut kemajuan Unismuh merupakan hasil kerja kolektif pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, orang tua, Persyarikatan, pemerintah, mitra, dan masyarakat.

Menurutnya, reputasi internasional tidak boleh membuat kampus kehilangan akar. Karena itu, transformasi Unismuh tetap diletakkan dalam spirit Islam Berkemajuan, tata kelola yang amanah, kepedulian lingkungan, dan kebermanfaatan sosial.

“Kita ingin menegaskan menjadi perguruan tinggi Islam dari kawasan timur Indonesia dapat ikut memberi kontribusi bagi masa depan umat manusia,” ujar Rakhim.

Menurut Rakhim, berbagai capaian internasional itu menjadi bagian dari arah transformasi Unismuh melalui I-GIFt, yakni Integrated, Green, Islamic, and Futuristic. 

Konsep ini ditempatkan sebagai bagian dari roadmap Unismuh menuju Research and International Reputable University.

"Capaian pemeringkatan ini bukan semata-mata untuk prestise. Ini adalah ikhtiar untuk memastikan bahwa Unismuh hadir dalam percakapan global tentang mutu, keberlanjutan, pendidikan, lingkungan, dan peradaban," ujar Rakhim.

Pada kesempatan itu, Dr Rakhim menyebut akan memberikan beasiswa kepada lulusan yang berprestasi yang ingin lanjut study.

"Ada beasiswa yang ingin lanjut study. Nantinya akan dijadikan dosen di unit Perserikatan Muhammadiyah," katanya.

"Juga, Unismuh menyiapkan beasiswa untuk Penghafal Al-Quran 30 Juz. Beasiswa penuh 100 persen ditanggung Unismuh," katanya.

Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, Prof Hamdan Juhannis MA PhD, mengajak lulusan Unismuh Makassar menjadi sarjana unlimited atau sarjana tanpa batas.

Menurut Hamdan, sarjana unlimited adalah sarjana yang tidak pernah kehabisan ide. Lulusan seperti itu tidak berhenti pada gelar akademik, tetapi terus memperluas kapasitas diri melalui ilmu pengetahuan, bacaan, pengalaman, dan kemampuan melihat berbagai kemungkinan.

"Jadilah sarjana unlimited, sarjana no limit, sarjana tanpa batas,” ujar Prof Hamdan.

Pada kesempatan ini, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof Dr Fauzan MPd, menyampaikan selamat kepada para wisudawan. 


"Sekarang telah lulus di dunia akademis dan masuk pada kampus kehidupan yang lebih realistis, yang menuntut cara berpikir analitis, cara berpikir yang apa yang strategis. Jadi, apa yang telah didapatkan di kampus bisa dijadikan sebagai modal awal untuk memasuki kampus kehidupan," tambahnya.

Ia pun mengajak lulusan Unismuh Makasar untuk lebih adaktif terhadap perubahan.

"Memasuki tahun 2000an, sekitar kita telah terjadi perubahan yang luar biasa.Itu artinya menuntut kita juga harus bisa adaptif maka menjadi sarjana yang adaptif itulah menjadi tuntutan," katanya.

Ia meminta agar mereka bisa mengikuti perkembangan jaman saat ini, dari sisi manapun.

"Jadi jadi penonton pada perubahan ini, tapi jadilah pelaku perubaha itu yang berlandaskan pada nilai Islam berkemajuan," tutupnya.



Tags: Abd Rakhim Nanda Unismuh Makassar wisuda Unismuh Makassar

Baca juga