Ilustrasi service aki motor - Sumber: foto dibuat menggunakan AI

KAREBANUSA.COM - Aki atau baterai merupakan komponen vital pada sepeda motor. Aki berfungsi sebagai penyuplai daya listrik untuk menghidupkan mesin dan komponen kelistrikan lainnya. 

Aki menjadi penyedia dan penyimpan daya listrik untuk menghidupkan starter elektrik, lampu, klakson, dan sistem kelistrikan lainnya.

Namun sering kali terjadi kesalahan penggunaan yang menyebabkan usia Battery/Aki menjadi lebih pendek dari rata rata usia seharusnya.

Umumnya pada sepeda motor Honda saat ini tipe aki yang digunakan adalah tipe Lead Acid dengan jenis MF (Maintenance Free) atau sering dikenal dengan Aki kering.

Jenis aki ini akan dibuat menyesuaikan dengan kebutuhan kelistrikan dari tiap tipe sepeda motor. Misalnya untuk tipe Honda PCX160 menggunakan aki dengan kapasitas 12Volt 5 Ah.

Nah penggunaan kapasitas aki yang tidak tepat akan mempengaruhi usia dari Aki itu sendiri

Bahkan dapat merembet ke komponen Injeksi seperti ECM, Kapasitas aki (Ah/Ampere Hour) di bawah standar akan membuat umur aki menjadi lebih cepat habis terkuras saat kendaraan digunakan.

Begitupun pula dengan Kapasitas Aki (Ah) yang lebih besar akan membuat sistem pengisian ( Charging ) akan terganggu .

Agar motor tetap prima dan tidak mengalami masalah saat digunakan, perawatan aki secara rutin sangatlah penting. 

Ada beberapa jenis aki yang digunakan pada sepeda motor, yang umum digunakan adalah aki kering dan aki basah.

Sama hal nya dengan komponen sepeda motor lainya, selain memiliki masa pakai, aki juga memerlukan perawatan secara rutin. 

Apabila aki tidak dilakukan perawatan akan beresiko soak/drop yang dapat mengganggu system kelistrikan pada sepeda motor.

Berikut ini adalah tips merawat aki agar lebih awet dan tahan lama, dikutip dari situs resmi Honda.

1. Untuk Aki Aki Basah, maka selalu periksa level air Secara berkala

Aki basah (konvensional) pada motor Honda memerlukan pengecekan rutin terhadap level air aki. 

Pastikan air aki selalu berada di antara garis upper (max) dan lower (min). 

Jika level air berkurang, tambahkan air aki atau air destilasi hingga batas yang ditentukan. Perlu dicatat, jangan menggunakan air biasa karena mengandung mineral yang bisa merusak pelat aki.

Gunakan Aki motor yang memiliki kapasitas dan karakteristik yang direkomendasikan oleh pabrikan. Penggunaan aki yang tidak sesuai rekomendasi, dapat mengakibatkan kinerja yang buruk dan memperpendek umur aki. 

2. Bersihkan Terminal Aki dari Korosi

Kotoran dan korosi pada terminal (kutub positif dan negatif) dapat mengganggu aliran listrik. 

Untuk membersihkannya:

Lepaskan kabel aki.

Bersihkan terminal dengan parts cleaner, lalu sikat perlahan.

Keringkan dan olesi dengan grease untuk mencegah korosi.

3. Pastikan Pengisian Daya (Charging System) Berfungsi Baik

Aki motor Honda diisi ulang oleh spul (alternator) saat mesin hidup. Jika sistem pengisian bermasalah, aki bisa tekor atau overcharging. Beberapa tanda charging system tidak normal:

Lampu redup saat idle.

Motor sulit starter meski aki baru.

Aki cepat kering atau kembung (Untuk jenis aki basah).

Umumnya, pengisian daya Aki sepeda motor bekerja pada putaran menengah atau berada di 5000 Rpm ke atas, sehingga pada saat putaran mesin rendah belum terjadi proses pengisian.

Bahkan pada kondisi ini tegangan aki terpakai lebih banyak oleh sistem beban, beda kondisi pengisian untuk mesin ESP tipe motor matic Honda adalah pada proses pengisian aki sudah berjalan pada saat mesin dalam kondisi lansam sekalipun.

4. Hindari Membiarkan Motor Tidak Dipakai Terlalu Lama

Aki yang tidak digunakan dalam waktu lama (lebih dari 2 minggu) bisa mengalami discharge (kehabisan daya). 

Jika motor jarang dipakai:

Nyalakan motor minimal 10 menit setiap 3-5 hari agar aki tetap terisi.

Lepaskan terminal aki jika motor tidak dipakai dalam waktu lama.

Gunakan charger aki otomatis untuk menjaga daya tetap optimal.

5. Gunakan Aki yang Sesuai dengan Spesifikasi Motor

Pastikan aki yang digunakan sesuai rekomendasi Honda. Aki dengan kapasitas (Ah) dan tegangan (V) yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kelistrikan. 

6. Matikan Komponen Elektrik Saat Mesin Mati

Kebiasaan menyalakan lampu, hazard, saat mesin mati dapat membuat aki cepat tekor. Pastikan semua aksesori listrik dimatikan saat motor tidak digunakan.

7. Lakukan Penggantian Aki Secara Berkala

Umur aki motor Honda biasanya 1-2 tahun, tergantung pemakaian dan perawatan. Jika aki sudah menunjukkan tanda-tanda lemah (motor sulit starter, lampu redup), segera ganti dengan aki baru.

Merawat aki motor Honda tidaklah sulit, tetapi membutuhkan konsistensi. Dengan melakukan pengecekan rutin, menjaga kebersihan terminal, dan memastikan sistem pengisian bekerja optimal, aki motor Anda akan lebih awet dan performa kelistrikan tetap maksimal.

Jika mengalami masalah serius, segera bawa motor Honda Anda ke Bengkel Resmi AHASS untuk penanganan yang tepat. 

(*)


Tags: Aki Motor motor Honda Tips merawat Aki motor

Baca juga