KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Haru. Itulah yang dirasakan sejumlah penonton film "Baby Udon" yang memenuhi Studio 2 Nipah XXI Makassar, Sabtu (29/8/2026), dalam rangka roadshow film tersebut di Sulsel.

Film "Baby Udon" mengangkat kisah cinta Hajime Kondoh, pengusaha asal Jepang yang tinggal di Jakarta (Indonesia) dengan Fanny, gadis asal Probolinggo yang menjadi pegawai di restoran milik Hajime.

Hajime Kondoh diperankan Denny Sumargo, sedangkan Fanny diperankan Caitlin Halderman.

Penonton di Makassar, yang rata-rata para emak-emak, larut dalam emosi saat menonton kisah cinta Hajime dan Fanny. Tidak sedikit yang menitikkan air mata.

Mengawali cerita dengan adegan-adegan yang berhasil menggelitik perut, film ini perlahan menghanyutkan penonton menyelami emosi yang lebih dalam. 

Segala emosi yang diluapkan para pemain benar-benar terasa nyata. Kata demi kata yang terucap mengalir dengan begitu luwes, seolah menyaksikan percakapan sungguhan di depan mata.

"Bagaimana ji perasaannya usai nonton Baby Udon?" tanya Denny Sumargo yang hadir di studio usai nonton bareng film.

Beberapa penonton perempuan mengaku merasakan apa yang dirasakan Fanny. Ada yang senasib ditinggal suami meninggal dunia. Ada juga yang sama-sama berjuangan untuk mendapatkan anak.

Mereka pun berbagi pelukan dengan Fanny untuk menguatkan ibu dari Kazuki Musa Kondoh itu.


Selain kisah Fanny dan Hajime, peran Denny Sumargo juga menjadi sorotan. 

Ia berhasil "menghidupkan" sosok Hajime. Penonton pun memberikan jempol untuk perannya itu.

"Awalnya bukan saya yang akan memerankan sosok Hajime ini. Saya sempat menawarkan karakter Hajime kepada beberapa aktor Indonesia, tetapi karena masalah waktu dan availability akhirnya tidak bisa. Jadi saya yang terjun langsung," ucap aktor asal Jeneponto, Sulsel, itu.

Denny mengaku banyak yang meragukan dirinya bisa memerankan Hajime dengan baik. Pasalnya, karakter suami dari Olivia itu bertolak belakang dengan Hajime.

"Banyak yang meragukan saya (bisa) memerankan karakter Hajime," ucapnya.

"Hajime ini sosok yang sangat bertolak belakang dengan saya. Beliau sangat soft-spoken, sabar, lembut. Kemudian dia orang Jepang. Harus ada unsur itu di dalam karakter Hajime yang saya perankan," ujarnya.

Meski demikian, proses pendalaman tokoh Hajime justru dilakukan Denny dalam waktu singkat.

"Dua hari saja, actor terbaik 2018 ini bos," candanya.

Keterlibatan Fanny

Sementara itu, Fanny mengaku senang kisah cintanya dengan mendiang suami bisa diangkat ke layar lebar. Ia berharap, masyarakat bisa mengambil pelajaran dari perjuangan mereka yaitu kesabaran, keteguhan, dan harapan.

Senangnya lagi, karena Fanny bisa terlibat di balik layar dalam pembuatan film yang diproduksi Sumargo Films dan LYTO Pictures ini. 

"Dari awal pembuatan film, Koko (Denny) melibatkan aku banget,dari segi skripsi aku cuman cerita aja dan kemudian disempurnakan. Juga dari segi syuting, aku dipanggil dan aku disuruh melihat ini sudah cocok atau belum, ini udah sesuai belum, setelah itu diaplikasikan," ungkapnya.

"Aku ngerasa saat beruntung ya pembuatan film ini karena aku terlibat. Karena biasanya yang punya cerita itu enggak bisa terlibat langsung," tambahnya.

Sinopsis

Film "Baby Udon" mengisahkan perjuangan cinta Fanny dan Hajime Kondoh yang menghadapi cobaan berat dalam rumah tangga lintas negara dan budaya itu: belum punya anak, masalah keluarga, dan kanker yang dialami Hajime.

Film ini dibuka dengan seorang gadis bernama Fanny, seorang kasir di sebuah restoran di salah satu kota besar di Semarang, Jawa Tengah.

Hingga pada suatu saat, bos dari restoran bernama Hajime Kondoh berkunjung. Teori "cinta pada pandangan pertama" dirasakan Fanny dan Hajime.

Fanny langsung terkesima dengan ketampanan Hajime.

"Dunia mendadak senyap," batin Fanny.

Seiring berjalannya cerita, Fanny dan Hajime semakin dekat bak magnet yang tak dapat dipisahkan. Bahkan, restu dari sang ibu yang diperankan Vonny Anggraini pun dapat mereka taklukkan sampai akhirnya menikah.

Tiga tahun pernikahan, pasangan itu diberi cobaan dengan belumnya dikaruniai anak. Meski sudah mengikuti program bayi tabung, namun hasilnya nihil.

Dilanda gundah karena belum dikaruniai anak, keluarga Fanny juga ikut merecoki dengan masalah hutang. Masalah kian besar ketika Hajime didiagnosis mengidap kanker stadium 4. Hati Fanny hancur mengetahui kondisi yang ternyata sudah lama diidap suaminya itu.

Hari-hari mereka dihabiskan untuk kemoterapi Hajime ke rumah sakit. Tiada hari tanpa doa Fanny untuk kesembuhan sang suami.

Bagaimana akhir kisahnya? Jangan lewatkan nonton film "Baby Udon' di Bioskop mulai 3 September 2026.

(*)


Tags: Baby Udon Caitlin Halderman Denny Sumargo Fanny Kondoh Film Baby Udon Hajime Kondoh