KAREBANUSA.COM, Rantepao – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, resmi membuka Toraja Utara Student Climbing Championship 2026 (TU-SCC) di Wall Climbing Lapangan Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Sabtu (17/10/2026).

Kejuaraan yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Toraja Utara pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus upaya meningkatkan prestasi olahraga panjat tebing di Toraja Utara dan kawasan Toraja Raya.

Kegiatan tersebut diikuti pelajar tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK dari Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja, dengan harapan dapat menjaring bibit atlet potensial sejak bangku sekolah.

Pembukaan TU-SCC 2026 turut dihadiri Ketua KONI Toraja Utara, dr. Budhi Karoma, Sp.M., M.M., CHCSA; Danramil 1414-05/Sanggalangi sekaligus Ketua PELTI Toraja Utara, Kapten Inf. Safri Dasi; Kasat Binmas AKP Pelipus M. Lapa; Ketua FPTI Toraja Utara, Ir. Ramly Djamal, S.T.; Ketua Umum FPTI Tana Toraja, Kalembang Oktavianus, S.H.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ahady Tandirerung, S.Sos., M.M.; serta Ketua Panitia TU-SCC, Desentriana Glorya Surentu, bersama pengurus FPTI, panitia, dan peserta.

FPTI Dorong Pembinaan Atlet Sejak Sekolah

Ketua FPTI Kabupaten Toraja Utara, Ir. Ramly Djamal, S.T., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, khususnya Bupati Frederik Victor Palimbong, atas dukungan terhadap pengembangan olahraga melalui pembangunan sarana dan prasarana.

Menurut Ramly, fasilitas wall climbing tidak hanya menjadi tempat latihan, tetapi juga membuka peluang bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia berharap TU-SCC menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, terutama melalui pengembangan olahraga di lingkungan sekolah.

Ramly juga mendorong sinergi Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, serta organisasi olahraga agar panjat tebing dapat dikembangkan sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat berprestasi generasi muda.

Selain pembinaan atlet, ia menilai potensi tebing alam di Toraja Utara dapat dikembangkan untuk mendukung olahraga prestasi sekaligus menjadi daya tarik wisata olahraga.

Kepada para peserta, Ramly berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan dan juri, serta selalu mengutamakan keselamatan selama pertandingan.

KONI Siapkan Pembinaan dan Penjaringan Atlet

Ketua KONI Kabupaten Toraja Utara, dr. Budhi Karoma, Sp.M., M.M., CHCSA, turut mengapresiasi pembangunan dan pemanfaatan fasilitas panjat tebing yang kini semakin menarik minat generasi muda.

Menurut Budhi, fasilitas olahraga tersebut juga mulai menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Toraja Utara, sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ia menegaskan KONI akan terus mendorong pembinaan atlet melalui kerja sama dengan pengurus cabang olahraga dan berbagai pemangku kepentingan.

Budhi juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (PORCAP) pada tahun mendatang sebagai wadah menjaring bibit atlet potensial dari berbagai kecamatan.

Ia berharap pembinaan yang terarah dan berkesinambungan dapat meningkatkan prestasi olahraga Toraja Utara, disertai pengembangan fasilitas secara bertahap, termasuk untuk cabang panjat tebing dan petanque.

Pemkab Toraja Utara Benahi Fasilitas Olahraga

Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong menegaskan bahwa pengembangan olahraga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, produktif, dan berkarakter.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada KONI, FPTI, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan TU-SCC 2026.

Ia menilai panjat tebing memiliki peluang besar untuk melahirkan atlet berprestasi sehingga membutuhkan sistem pembinaan yang terarah, fasilitas memadai, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, lanjutnya, terus mengupayakan pembenahan sarana dan prasarana olahraga sesuai kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah.

Sejumlah rencana yang dipersiapkan meliputi penggantian rumput lapangan dengan rumput sintetis, perbaikan sistem drainase, penataan lintasan atletik, serta pengembangan fasilitas panjat tebing untuk nomor speed climbing dan boulder.

Penataan lapangan olahraga di sejumlah kecamatan juga akan terus diupayakan berdasarkan skala prioritas agar pembangunan yang dilakukan benar-benar mendukung kebutuhan pembinaan atlet.

Bupati menekankan bahwa keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga kualitas pembinaan, kedisiplinan atlet, dukungan pelatih, dan konsistensi mengikuti kompetisi.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Toraja Utara dan Tana Toraja memperkuat kolaborasi dalam pengembangan olahraga di kawasan Toraja Raya agar semakin banyak atlet daerah memperoleh kesempatan berkompetisi dan meraih prestasi lebih tinggi.

Atlet Muda Diminta Disiplin dan Pantang Menyerah

Kepada para peserta TU-SCC 2026, Frederik berpesan agar terus berlatih dengan disiplin, menjaga kondisi fisik, menjunjung tinggi sportivitas, serta tidak takut menghadapi tantangan maupun kegagalan.

Menurutnya, keberanian, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar merupakan bagian penting dalam perjalanan seorang atlet menuju prestasi.

Melalui penyelenggaraan TU-SCC 2026, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap pembinaan panjat tebing semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang membanggakan daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.

Bupati Frederik Victor Palimbong kemudian secara resmi membuka Toraja Utara Student Climbing Championship 2026 dengan harapan seluruh rangkaian kejuaraan berlangsung lancar, aman, dan sukses.

(*)


Tags: Frederik Victor Palimbong Toraja Utara Toraja Utara Student Climbing Championship (TU-SCC TU-SCC 2026 Wall Climbing

Baca juga