KAREBANUSA.COM, JAKARTA – BINUS University menjadi universitas pertama di Indonesia yang bergabung dalam program Kiro for Students, sebuah inisiatif yang memberikan akses gratis selama satu tahun kepada seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan Kiro, agen kecerdasan buatan (AI) untuk pengembangan perangkat lunak dari Amazon Web Services (AWS).

Program ini menjadi langkah BINUS University dalam memperluas pemanfaatan teknologi AI di lingkungan akademik sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan pengembangan perangkat lunak yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, mengatakan pemanfaatan AI dalam pembelajaran perlu diimbangi dengan pemahaman teknis, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menciptakan solusi teknologi, tetapi juga memahami dan bertanggung jawab atas solusi yang mereka kembangkan. Kiro memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman belajar mereka, sementara fondasi akademik, bimbingan dosen, serta evaluasi proyek membantu mereka mengembangkan keterampilan teknis sekaligus kemampuan berpikir kritis,” ujar Prof. Derwin Suhartono.

Perkuat Pembelajaran AI Berbasis Proyek

Sebagai institusi pendidikan yang telah tergabung dalam AWS Academy, BINUS University terus memperluas ekosistem teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang selaras dengan perkembangan industri.

Integrasi Kiro menjadi bagian dari pengembangan kurikulum AI yang komprehensif, dengan memberikan mahasiswa akses terhadap teknologi terkini untuk menghubungkan pemahaman teoritis dengan penerapan praktis melalui proyek secara langsung.

Dekan School of Information Systems BINUS University, Dr. Rudy, S.Kom., M.M., menilai pemanfaatan AI dapat membantu mahasiswa mengembangkan gagasan menjadi solusi yang lebih konkret dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

“Pemanfaatan teknologi AI seperti Kiro membuka peluang bagi Binusian untuk mengeksplorasi dan mengembangkan ide menjadi solusi yang lebih konkret," kata Dr Rudy.

"Dengan dukungan teknologi AI dari AWS, mahasiswa dapat mempercepat proses pengembangan ide, menguji relevansinya terhadap kebutuhan pengguna, serta menunjukkan bagaimana solusi yang dihasilkan dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi maupun masyarakat luas.” ujar Dr. Rudy, S.Kom., M.M.

Mahasiswa Dapat 1.000 Kredit AI Gratis Setiap Bulan

Kiro merupakan lingkungan pengembangan perangkat lunak berbasis AI agent yang dirancang untuk membantu pengembang membangun dan menyempurnakan solusi teknologi secara lebih terstruktur.

Melalui pendekatan spec-driven development dan teknologi agentic AI, Kiro membantu pengguna menerjemahkan gagasan menjadi kebutuhan sistem, rancangan desain, serta tahapan pengerjaan sebelum masuk ke proses pemrograman dan pengembangan aplikasi.

Mahasiswa cukup menjelaskan ide yang ingin diwujudkan menggunakan bahasa sehari-hari, kemudian Kiro membantu menyusun kebutuhan dan rancangan pengembangan yang dapat ditinjau sebelum proses pembangunan aplikasi dilanjutkan.

Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa memahami hubungan antara gagasan awal, perencanaan sistem, dan hasil akhir aplikasi, sekaligus tetap memberikan ruang bagi mereka untuk mengevaluasi dan menyetujui tahapan pengembangan.

Melalui program Kiro for Students, mahasiswa BINUS University memperoleh 1.000 kredit gratis setiap bulan selama satu tahun untuk mengakses berbagai fitur berbantuan AI.

Fitur tersebut mencakup pembuatan rancangan desain, penyusunan daftar tugas pengembangan, hingga bantuan untuk menjelaskan kode pemrograman.

Bagi mahasiswa Computer Science, Kiro dapat dimanfaatkan untuk menerapkan kemampuan pemrograman dalam berbagai mata kuliah, seperti algoritma, rekayasa perangkat lunak, pengolahan data, dan kecerdasan buatan.

Sementara itu, mahasiswa Information Systems dapat menggunakan teknologi tersebut untuk mengeksplorasi pengembangan layanan digital serta menguji gagasan berdasarkan kebutuhan bisnis yang nyata.

AWS Dukung Kesiapan Mahasiswa Menghadapi Industri AI

Head of APJ Market Expansion and Strategic Partnership Amazon Web Services, Yashinta Bahana, mengatakan akses terhadap teknologi pengembangan berbasis AI dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi perubahan di industri perangkat lunak.

“Seiring dengan perubahan cara pengembangan perangkat lunak akibat perkembangan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk melahirkan generasi baru pengembang teknologi yang siap menghadapi transformasi tersebut," papar Yashinta.

Ia menyebut, Program Kiro for Students memberikan akses kepada mahasiswa terhadap teknologi pengembangan berbasis AI yang juga digunakan oleh para profesional saat ini. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan pembelajaran di kelas menjadi prototipe nyata sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja masa depan.

"AWS bangga dapat mendukung BINUS University sebagai universitas pertama di Indonesia yang menghadirkan program ini di lingkungan kampus,” ujar Yashinta Bahana.

Program ini mencerminkan komitmen BINUS University untuk menghadirkan pendidikan yang terus mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan industri.

Sejalan dengan visinya, “Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation”,  BINUS University mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi, pengetahuan, dan peluang kolaborasi untuk menghasilkan karya serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(*)


Tags: Amazon Web Services AWS BINUS University Kiro for Students

Baca juga