Sambut HUT ke-419 Makassar, Dinas PU Gelar Lomba Peduli Lingkungan
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan penataan lingkungan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi warga.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, pemerintah kota menyiapkan tiga agenda utama yang berfokus pada pemeliharaan drainase, penataan kawasan permukiman, serta pengelolaan sarana penyediaan air minum berbasis masyarakat.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan ketiga kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar memeriahkan hari jadi kota, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah Makassar Eco-Drain Challenge, yakni perlombaan antarkecamatan untuk menilai kondisi, pengelolaan, dan pemeliharaan saluran drainase di wilayah masing-masing.
Penilaian kompetisi ini mencakup kebersihan saluran, keberlanjutan pemeliharaan drainase, inovasi untuk meningkatkan efektivitas fungsi saluran, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Zuhaelsi menjelaskan, melalui kompetisi tersebut, setiap kecamatan didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi drainase, termasuk memastikan saluran air tetap bersih dan berfungsi optimal agar aliran air tidak terhambat saat hujan.
"Yang dinilai adalah keberlanjutan pemeliharaan drainase di wilayah masing-masing, inovasi yang dilakukan untuk mendukung efektivitas fungsi saluran, serta partisipasi masyarakat dalam ikut memelihara drainase," jelas Zuhaelsi, Jumat (6/11/2026).
Agenda kedua adalah Maccora (Makassar Colour Road), sebuah proyek percontohan penataan dan memperindah kawasan lorong yang berlokasi di Jalan Somba Opu Lorong 277, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang.
Program ini diarahkan untuk menghadirkan kawasan permukiman yang lebih tertata, bersih, dan nyaman sekaligus menumbuhkan kesadaran warga dalam menjaga keindahan lingkungan tempat tinggal.
"Tujuannya, mendorong tumbuhnya kepedulian warga terhadap keindahan kawasan tempat tinggal mereka," tuturnya.
Sementara itu, agenda ketiga berupa perlombaan Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum (KP SPAM) yang telah terbentuk di lingkungan masyarakat.
Kompetisi tersebut bertujuan mendorong pengelolaan fasilitas air minum berbasis masyarakat agar semakin mandiri, tertib, dan berkelanjutan.
Menurut Zuhaelsi, penilaian KP SPAM meliputi legalitas kepengurusan melalui surat keputusan lurah, fungsi sarana dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, ketertiban administrasi, serta inovasi dalam pengelolaan fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
"Sejumlah indikator penilaian meliputi legalitas kepengurusan melalui surat keputusan lurah, fungsi sarana dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tertib administrasi, serta inovasi dalam pengelolaan sarana SPAM," katanya.
Ia menambahkan, ketiga agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air, terutama ketika Kota Makassar mulai memasuki musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko genangan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Dinas PU Makassar berharap momentum HUT ke-419 Kota Makassar dapat dimanfaatkan untuk memperkuat budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan.
Upaya pemeliharaan drainase, penataan kawasan permukiman, hingga pengelolaan layanan air bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perlombaan semata, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dan gerakan bersama yang berkelanjutan.
"Semarak hari jadi Kota Makassar 2026, tidak hanya dirasakan melalui kegiatan perayaan, tetapi kami Dinas PU menghadirkan manfaat nyata berupa lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat," tukasnya. (*)
Tags: Dinas PU Makassar HUT ke-419 Makassar
