Gusta saat menunjukkan cara kerja simulator kepada presiden Direktur PT Freeport Indonesia

KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali membuat terobosan. Kali ini FTI UMI akan memiliki sebuah simulator pertambangan. Simulator yang diklaim pertama di Indonesia tersebut dibuat dan dikembangkan oleh alumni FTI UMI, Guswa Ade Nugraha.

Guswa mengatakan bahwa dirinya membuat simulator tersebut selama kurang lebih tiga tahun.

"Awalnya saya terinspirasi dari teman-teman saya. Sewaktu mereka melakukan kunjungan mereka ada yang dapat di tempat terbuka. Jadi kalau dapat bagian di luar mau kerja di dalam gak diterima karena belum ada pengalaman sama sekali," ujarnya usai mempresentasikan simulator tersebut di depan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Kamis (5/4/2020)..

"Nah kemudian saya punya inisiatif memberikan mereka sebuah gambaran virtual dan prosedur seperti dibagian peledakan, dan bagian lab. Dan kegiatan-kegiatan seperti itu jika dilakukan di lapangan akan sangat menghabiskan biaya yang  sangat mahal . Dengan simulator ini kita bisa tekan biaya tersebut," imbuhnya. 

Ia menjelaskan simulator tersebut dibuat semirip mungkin dengan kondisi tambang yang ada di PT Freeport. Termasuk untuk mesin dan peralatan yang ada di sana.

Simulator ini menghabiskan uang Rp 60 dan waktu tiga tahun untuk pembuatannya. 

"Hampir tiga tahun, dan biayanya murni dari pak Dekan(Zakir Sabara) senilai Rp 60 juta," pungkasnya. 


Tags: FTI UMI

Baca juga