Korban Ledakan Beirut : 78 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Orang Terluka
Kerusakan akibat ledakan di Beirut, foto(Reuters)KAREBANUSA.COM, Lebanon - Sebanyak 78 orang meninggal dunia dan sekitar 4.000 orang mengalami luka luka dalam ledakan yang terjadi di Pelabuhan Beirut, (4/8/2020).
Dilansir dari Reuters, ledakan dahsyat itu terjadi di sebuah gudang di Port of Beirut. Gudang itu diyakini menyimpan bahan-bahan yang mudah meledak.
Para pejabat menuding adanya bahan peledak yang disimpan di gudang selama enam tahun.
Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan adanya 2.750 ton amonium nitrat - bahan untuk pupuk dan peledak - disimpan di gudang "tidak dapat diterima."
Kepala Keamanan Umum, Abbas Ibrahim, mengatakan "bahan berdaya ledak tinggi" hasil sitaan beberapa tahun sebelumnya disimpan dalam gudang tersebut.
Rekaman ledakan yang beredar di publik melalui media sosial menunjukkan asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti oleh ledakan besar. Mereka yang merekam apa yang awalnya tampak seperti kobaran api besar kemudian dikejutkan oleh ledakan itu.
Baca juga
- Universitas Bosowa Lanjutkan Benchmarking Global ke Radboud University Belanda
- MIWF 2026: Petakan Kolaborasi Literasi Prancis-Indonesia
- 16 Lapak di Lahan Fasum Kampung Barawajah Panakkukang Ditertibkan
- Pemkot Makassar Perkuat Dukungan untuk MIWF 2026, Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Budaya
- 178 Lapak di Mariso Ditertibkan, Berdiri di Lahan Fasilitas Umum Selama 53 Tahun, Pemilik Proaktif

