Warga Ujung Lamuru Bone Minta Pembangunan Bendungan Dikembalikan ke Lalengrie
KAREBANUSA.COM, Watampone - Warga Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, menolak pembangunan bendungan dan saluran irigasi di lokasi Uloe. Mereka meminta agar lokasi pembangunan dikembalikan ke Lalengrie, sesuai usul dan proposal warga dan sudah ada kontrak.
Apalagi, lokasi telah diukur secara bersama-sama oleh warga, termasuk jalur saluran irigasi.
Permintaan ini merupakan hasil pertemuan puluhan tokoh masyarakat dan pemuda di Desa Ujung Lamuru yang hadir atas nama Forum Warga Ujung Lamuru, salah satunya Dekan FTI UMI, Dr Zakir Sabara.
“Lokasi bendungan semestinya di Lalengrie, tapi saat pembangunan malah di Uloe, bergeser kurang lebih 500 meter dari lokasi awal. Bahkan, tingkat elevasi yang lebih rendah,” kata Zakir.
"Warga meminta proses pembangunan yang berlangsung saat ini (di Uloe) untuk segera dihentikan mengingat pemilik lahan dan warga keberatan," kata Zakir Sabara.
Ia mendesak Pemprov Sulsel dan DPRD Provinsi Sulsel untuk memfasilitasi pertemuan warga dengan pihak pihak berkepentingan dalam pembangunan ini.
"Selama masalah ini belum diselesaikan, maka warga bersepakat menutup akses jalan tani/desa menuju lokasi pembangunan," tutup Zakir.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Camat Lappariaja, Bakhtiar Hammade MSi; Babinsa Ujung Lamuru, Serma Sirajuddin; Wakapolsek Lappariaja, Ipda Muh Amir; Kepala Desa Ujung Lamuru, Haripuddin; dan Sekdes, Zainal Abidin.
Baca juga
- 4 Sub Tema Kompetisi Foto Honda 2026, Begini Cara Daftarnya
- PT Vale Tanam Mangrove dan Lamun, Perkuat Konservasi Ekosistem Pesisir Luwu Timur
- Pelajar Jangan Abai, Kenakan Perlengkapan Ini Saat Berkendara Agar Aman di Perjalanan
- Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Dorong 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Cerdas Finansial
- Veda Ega Pratama Gagal Tembus Q2 Moto3 Aragon 2026, Besok Balapan Start dari Posisi ke-22
