Dosen Unibos Sulap Kotoran Sapi dan Limbah Teh Jadi Pupuk Bokashi, Ini Manfaatnya
KAREBANUSA.COM, Maros - Tim Dosen Universitas Bosowa (Unibos) membantu masyarakat dalam pengembangan usaha pupuk bokasgi dari limbah ampas teh dan kotoran sapi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, bekerjasama dengan Kelompok Tani Madina yang saat ini diketuai oleh Abd Aziz SP.
Tim dosen terdiri dari Dr Ridwan MSi (Ketua), Dr A Zulfikar Syaiful MT (Angggota), MTang ST MPkim (Anggota), dan Sudarman MT (Anggota).
Kegiatan ini turut dilakukan sebagai bentuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Tahun 2020.
Pupuk Bokashi adalah pupuk yang dihasilkan dari fermentasi bahan-bahan organik seperti sekam, serbuk gergajian, jerami, kotoran hewan, dan lainnya.
Manfaat pupuk Bokashi:
- Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertaniann.
- Meningkatkan kandungan material organik tanah sehingga mengurangi kepadatan tanah dan dapat mempermudah masuknya air ke dalam tanah
- Mengurangi kelengketan tanah sehingga meningkatkan performa alat dan mesin bajak
Tentunya kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan seperti meminimalisir limbah ampas teh untuk menjadi lebih bermanfaat, mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah ampas teh, dan meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok mitra.
“Kami lakukan kegiatan ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Dengan harapan kedepan kami dapat membantu masyarakat petani dalam kebutuhan pupuk bokasi," kata Dr Ridwan MSi.
"Selain itu juga agar para petani terhindar dari kandungan kimia sehingga aman untuk mengkonsumsi hasil pertanian dengan maksimal," tambahnya.
Selain pelatihan, tim dosen Unibos juga memberikan beberapa sumbangsi kepada mitra. Termasuk pengadaan alat mixer dan bahan dalam pembuatan pupuk bokashi.
Di Jepang, bokashi telah digunakan sejak tahun 80-an. Banyak petani di Negeri Sakura memilih bokashi untuk lahan pertaniannya dikarenakan bokashi dapat memperbaiki struktur tanah yang sebagian besar telah menjadi keras akibat penggunaan pupuk kimia terus-menerus.
Selain itu bokashi juga terbukti meningkatkan kesuburan serta produktifitas tanaman meski efek ini baru dapat dirasakan setelah bertahun-tahun penggunaan. Hal tersebut sangat wajar karena pupuk alami semacam bokashi biasanya memang mengandung unsur hara dalam dosis kecil, namun lengkap unsur makro dan mikronya.
Tags: Pupuk bokashi Unibos
Baca juga
- 728 Wisudawan Dikukuhkan di Wisuda ke-69 Universitas Bosowa, Rektor Tekankan Adaptasi dan Inovasi
- Kuliah Umum PWK Unibos Bahas Real Estate, Soroti Tantangan dan Peluang Perencana Kota
- Unibos Kukuhkan 2 Profesor Baru, Kepakaran Bidang Sosial Perkotaan hingga Transformasi Digital UMKM
- Perkuat Silaturahmi Melalui Halal Bihalal, Unibos dan Poltekbos Lantik Sejumlah Pejabat Struktural Periode 2026-2031
- Prof Batara Surya Dilantik Kembali Jadi Rektor Universitas Bosowa 2026-2031, Siap Akselerasi Kampus Berdaya Saing Global

