KAREBANUSA.COM, Makassar - PT Solid Gold Berjangka (SGB) mencatat kenaikan volume transaksi sebesar 177,25 persen pada September 2021 ini. Hal ini disampaikan Kepala Cabang PT SGB Makassar, Yunarti Muchtar.

"Meski Pandemi Covid-19 hampir dua tahun ini, jika bisnis riil melambat, tapi bisnis perdagangan berjangka, kami mencatat transaksi positif, selalu mengalami kenaikan," katanya kepada media, Rabu (22/9/2021) malam.

"Hal ini menunjukkan bahwa transaksi perdagangan berjangka adalah salah satu peluang investasi yang tidak terpengaruh dengan kondisi pandemi Covid 19. Semua proses pembukaan rekening dan transaksi dilakukan melalui online di smartphone nasabah, sehingga sangat meminimalisir terjadinya penyebaran Covid 19 melalui kontak langsung," tambahnya.

PT SGB merupakan perusahaan pialang berjangka yang terdaftar dan diawasi olen Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). SGB juga menjadi anggota dari PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI). 

Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun dalam industri perdagangan berjangka, PT SGB menawarkan dua produk yaitu Multilateral seperti komoditas kopi dan Bilateral seperti emas serta produk-produk derivatif lain yang termasuk di dalam transaksi bilateral seperti Hangseng Nikkei, dan lima mata uang dunia. 

"Perlu diketahui, bahwa seluruh transaksi yang dilakukan melalui PT SGB dilakukan sendiri oleh setiap nasabah melalui aplikasi Trade Pro  yang bisa diunduh melalui smartphone dengan menggunakan username dan password  yang telah terverifikasi dan resmi menjadi nasabah PT SGB. Sehingga seluruh peluang dan resiko yang ditimbulkan dari transaksi yang telah dilakukan sudah sepenuhnya sepengetahuan dari nasabah itu sendiri," ungkap Yunarti Muchtar, dalam siaran persnya, 

Perempuan berjilbab yang akrab disapa Yuni ini menambahkan, memasuki Kuartal IV, ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah di pasar perdagangan berjangka komoditi, khususnya di perdagangan emas. Kuartal IV setiap tahunnya, ada momen “Windows Dressing dan Santa Rally“. 

“Pada Windows Dressing dan Santa Rally memungkinkan terjadinya penurunan harga di pasar awal Kuartal IV 

yang selanjutnya diikuti dengan kenaikan di pertengahan dan akhir kuartal I. Nasabah bisa mengambil peluang dengan mengambil posisi pembelian saat pasar sedang mengalami penurunan," Papar Yuni.

"Tentu dengan tidak lupa untuk memperhitungkan faktor resiko yang ada,” tambah Yuni 

Yuni mengungkapkan bahwa potensi dan peluang yang ada pada transaksi perdagangan berjangka masih sangat terbuka lebar. "Kami siap untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh nasabah,” terang Yuni.(*)


Tags: Investasi PT Solid Gold Berjangka (SGB) Saham Solid Gold

Baca juga