KAREBANUSA.COM, Makassar - Prof Dr Jamaluddin Jompa MSc terpilih sebagai Rektor Unhas periode 2022-2026 dalam Rapat Paripurna Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin di Ruang Rapat Senat, Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Kamis (27/1/2022). Prof Jamaluddin mengumpulkan 11 suara.


Prof Jamaluddin mengalahkan kandidat lainnya yaitu Prof Dr Farida Patittingi MHum dengan 5 suara dan Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd dengan 9 suara.


Pada pemilihan tersebut, seluruh anggota MWA yang berjumlah 19 orang menghadiri rapat ini, termasuk HM Jusuf Kalla (sebagai Ketua IKA Unhas); Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) yang diwakili oleh Kepala Biro SDM, Dra Dyah Ismayanti MEd; Gubernur Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman; Prof Dr drg Chairul Tanjung; dan Sofyan Wanandi (tokoh masyarakat), Rektor Unhas, Ketua Senat Akademik, serta anggota MWA lainnya.


Hadir juga sejumlah mantan Rektor Unhas seperti Prof Dr Basri Hasanuddin dan Prof Dr dr Idrus A Paturusi. Juga nampak para wakil rektor, dekan, dan pimpinan lembaga di lingkup Unhas.  Rapat juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Universitas Hasanuddin.


Pemilihan Rektor Unhas periode 2022-2026 diawali dengan pemaparan kertas kerja oleh masing-masing calon rektor.


Kemudian dilanjutkan dengan pendalaman oleh anggota MWA. Pemaparan kertas kerja dipandu oleh Prof dr Irawan Jusuf PhD selaku moderator.


Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pemungutan suara, yang diawali oleh penjelasan tentang tata tertib pemungutan suara oleh Prof Dr Indriyanti Sudirman MSi.


Kesempatan pemungutan suara pertama kali diberikan kepada Mendikbudristek yang diwakili oleh Kepala Biro SDM.  Sesuai ketentuan, Mendikbudristek memiliki bobot sebesar 35 persen dari jumlah total suara, atau setara dengan 9 suara. Panitia menyerahkan 9 lembar kertas suara kepada Dyah Ismayanti untuk selanjutnya memberikan suara pada masing-masing kertas suara secara tertutup.


Pemilihan Rektor Unhas periode 2022-2026 diawali dengan pemaparan kertas kerja oleh masing-masing calon rektor. Kemudian dilanjutkan dengan pendalaman oleh anggota MWA. Pemaparan kertas kerja dipandu oleh Prof dr Irawan Jusuf PhD selaku moderator.


Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pemungutan suara, yang diawali oleh penjelasan tentang tata tertib pemungutan suara oleh Prof Dr Indriyanti Sudirman MSi.


Kesempatan pemungutan suara pertama kali diberikan kepada Mendikbudristek yang diwakili oleh Kepala Biro SDM. Sesuai ketentuan, Mendikbudristek memiliki bobot sebesar 35 persen dari jumlah total suara, atau setara dengan 9 suara. Panitia menyerahkan 9 lembar kertas suara kepada Dyah Ismayanti untuk selanjutnya memberikan suara pada masing-masing kertas suara secara tertutup.


 


Selanjutnya, anggota MWA yang lain memiliki masing-masing 1  suara, yang berjumlah 16 orang, memberikan suara satu demi satu.


“Hasil pemilihan ini adalah hasil yang obyektif, tidak ada intervensi dari pihak manapun. Saya selalu mengatakan, kita akan memilih berdasarkan pemikiran dan hati nurani. Kepentingan dan perjuangan kita adalah membesarkan Unhas menjadi World Class University. Kita tidak  memperjuangkan orang dan kelompok. Kepentingan kita adalah untuk masa depan Unhas,” kata Sjafruddin.


Pemilihan Rektor Unhas Periode 2022-2026 merupakan tahap ketujuh dari seluruh rangkaian pemilihan. Tahapan terakhir, yaitu Pelantikan Rektor Unhas Periode 2022-2026 dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 28 April 2022 oleh Majelis Wali Amanat.(*)


Tags: Jusuf Kalla MWA Unhas Pemilihan Rektor Unhas Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd Prof Dr Farida Patittingi MHum Prof Dr Jamaluddin Jompa MSc rektor Unhas Rektor Unhas Periode 2022-2026 Rektor Unhas Terpilih Unhas

Baca juga