Pimpinan DPRD Sulsel Sayangkan Pembatalan Klarifikasi PT Vale di Komisi D,
KAREBANUSA.COM, Makassar - Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah, angkat bicara terkait pengusiran pihak PT Vale Indonesia saat rapat dengar pendapat (RDP) di Ruang Komisi D DPRD Sulsel, Kamis (24/3/2022) kemarin.
Ulla, sapaannya, mengatakan bahwa apa yang terjadi dalam RPD tersebut termasuk dinamika yang sudah biasa terjadi. Namun perihal pengusiran rombongan PT Vale Indonesia dari RDP, menurut Ulla, tidak mengatasnamakan instansi DPRD Sulsel.
"Itu bukan DPRD mengusir. Tapi dinamika di RDP. Jangan pengusiran atau penolakan itu dijadikan sikap institusi. Itu keliru, karena kami belum bersikap di DPRD," kata Ulla saat ditemui di DPRD Sulsel, kemarin.
Dia menuturkan, RDP di komisi sejatinya masih tahapan awal. Belum ada kesimpulan yang bisa diambil. Sehingga Ulla menyayangkan pengusiran PT Vale saat RDP.
"Karena semua RPD harus melaporkan hasilnya ke pimpinan. Nanti kita bahas ke dalam. Pimpinan akan meminta komisi D melampirkan apa hasil rapatnya. Kita bahas bersama pimpinan fraksi dan yang lainnya," ujarnya.
Menurut Ulla, setiap perusahaan juga memiliki tupoksi. Mengutus seseorang sesuai bidangnya. Apalagi yang dipersoalkan Komisi D ialah limbah kayu dan limbah industri PT Vale Indonesia.
"Kalau PT Vale mengirim orang yang bertanggung jawab dalam kasus yang diundangkan, tentunya akan mengutus orang yang berkaitan dengan soal itu," paparnya.
Calon Ketua Demokrat Sulsel ini pun meminta Komisi D untuk tidak membangun opini buruk ke publik. Seolah-olah DPRD Sulsel bermusuhan dengan PT Vale Indonesia.
"Tidak boleh diframing seolah-oleh DPRD bermusuhan dengan PT Vale Indonesia. Saya tidak sedang membela PT Vale. Tapi kami mau meletakkan barang-barang ini sesuai tempatnya," jelasnya.
Ulla menilai, hubungan PT Vale dengan pemerintah juga baik. Menurutnya, pengelolaan limbahnya juga tak terlalu buruk.
"Lumayan baik, hubugan kita baik. Pengelolaan limbahnya juga di atas rata-rata," tandasnya.(*)
Tags: PT Vale PT Vale Indonesia Tbk
Baca juga
- Kinerja PT Vale Tbk 1T26 Menguat, Laba Bersih Melonjak Meski Produksi Nikel Turun
- PT Vale Raih Pinjaman Berbasis Keberlanjutan 750 Juta Dolar, Perkuat Strategi Energi Bersih
- PT Vale Raih Penghargaan dari Pemprov Sulteng atas Kontribusi Pajak dan Dukungan PAD
- PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Tuntaskan Sengketa Lahan Old Camp Sorowako, 886 Warga Terima Distribusi Lahan
- PT Vale Panen Padi Berkelanjutan di Kolaka, Produktivitas Tembus 6,9 Ton dari Lahan Organik

