Laporan: Marini Mallagennie, Warga Makassar, dari Kitakyushu, Fukuoka, Jepang


KAREBANUSA.COM, Kitakyushu – Sekitar 150 warga muslim di Kitakyushu, Fukuoka, Jepang,  melaksanakan hari Raya Idul Fitri, Selasa (2/05) di Masjid Kitakyushu untuk pertama kalinya. Sebelumnya, di masa pandemi muslim di Kitakyushu merayakan shalat Ied secara terpisah di beberapa titik lokasi untuk meminimalkan resiko penularan virus. Di tahun-tahun sebelumnya ibadah sholat ied dilaksanakan secara bersama dengan meminjam tempat, seperti fasilitas kampus atau memanfaatkan ruang luar di taman-taman kota. Kehadiran masjid yang pertama kali digunakan pada 25 Maret 2022 ini merupakan kesyukuran bagi umat muslim di kota yang terletak di sebelah utara Pulau Kyushu ini. 

Warga muslim yang hadir sebagian besar adalah warga Indonesia yang menetap di Kitakyushu sebagai Kenshusei (pemagang), Tokutei Gino (pekerja ahli), Gakusei (pelajar) dan pekerja swasta. Mereka hadir dari beberapa lokasi (kecamatan) seperti Wakamatsu, Kurate, Yahata, Nakama dan lainnya. Selain Warga Negara Indonesia (WNI), terdapat pula muslim dari Malaysia, Bangladesh, Syria dan Arab Saudi. 

Menurut Dadang Hartabela, Panitia Pelaksana Sholat Ied, dirinya bersyukur kegiatan Ied Fitri ini berjalan lancar, karena akhirnya bisa dilaksanakan lagi bersama-sama. Sebagaimana diketahui sejak dua tahun terakhir, hampir di semua negara tidak dapat melaksanakan sholat berjamaah dikarenakan pandemic Covid-19. 

“Alhamdulillah, berjalan lancar, sangat mengharukan karena bisa lagi bersama-sama dan khidmat,” terang Dadang yang juga mahasiswa program Doktor di Universitas Kitakyushu usai acara. 

Pelaksanaan solat Ied Fitri di masjid Kitakyushu dipimpin oleh Sdr. Hasif sebagai imam Shalat Ied yang berkebangsaan Malayasia, serta Muhammad Subkhan sebagai Khatib yang merupakan Ketua Pengurus Masjid Kitakyushu dan WNI yang telah lama menetap di Kota Kitakyushu serta bekerja sebagai pekerja ahli. Dalam kutbahnya Muhammad Subkhan membawakan tema “ Seeking Eternal Success”. 

Pelaksaaan shalat Ied dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bihalal, saling memaafkan dan kegiatan makan-makan di pelataran masjid, kemudian diakhiri dengan kegiatan Foto bersama.

Menurut Dadang, kegiatan berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dimana semua yang hadir diharuskan memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan mengisi absensi (untuk tracking jamaah jika terjadi penularan). 

Selama Ramadhan, Masjid Kitakyushu menjadi pusat kegiatan tarawih berjamaah dan iftar bersama yang dilaksanakan setiap hari sabtu. 

Salah satu jamaah dari Makassar, Ramdiana Muis, yang baru pertama melaksanakan ied di Jepang, merasa sangat bersyukur adanya Masjid ini. Dia terharu karena bisa berkumpul bersama saudara muslim dari banyak negara dan tidak hanya shalat bersama tapi juga dilanjutkan halal bihahal. 

“Bersukur sekali, dengan adanya masjid di Kitakyushu ini. Saya sangat senang karena biasanya kalau di Indonesia selesai sholat ied langsung pulang ke rumah. Tapi disini kita lanjutkan dengan makan bersama dengan muslim lainnya, ini makin mempererat ukhuwah islamiah diantara kami,” ujarnyaa. (*)


Tags: Fukuoka Lebaran Lebaran di Jepang

Baca juga