KALLA Raih Penghargaan Top CSR, Gelontorkan Hingga Rp 50 Miliar Setahun
KAREBANUSA.COM, Makassar - KALLA secara konsisten menjalankan aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah kerjanya yaitu empat provinsi yaitu Sulsel, Sulbar, Sulteng hingga Sultra. Programnya pun sangat beragam, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga kemanusiaan.
Berbagai CSR KALLA pun dinilai memberikan dampak yang sangat positif kepada masyarakat secara berkelanjutan. Atas dasar penilaian inilah, KALLA berhasil meraih penghargaan Top Corporate Social Responsibility of The Year 2022 yang diselenggarakan oleh INFOBRAND.ID dan TRAS N CO pada Juli 2022 lalu.
"Program CSR KALLA memang sudah berjalan selama puluhan tahun, seperti beasiswa dan pembinaan sekolah. Kemudian, program community development, bagaimana kita meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di desa-desa. Unruk itu, kami memiliki sekitar 30 desa binaan di 4 provinsi. KALLA juga saat ini sudah diakui oleh Kementerian Agama sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional," ungkap Fatimah Kalla, Ketua Yayasan Hadji Kalla, Rabu (3/8/2022).
Selain itu, ada pula program CSR di bidang lingkungan, salah satunya melakukan penghijauan dan memberikan bibit pohon kepada masyarakat. "Ini kita lakukan untuk mendukung sustainability development agar lingkungan tetap terjaga," jelas Fatimah.
Fatimah menambahkan, budget dalam yayasan, anggaran CSR Kalla Group bisa mencapai Rp 50 miliar per tahun.
"Ditargetkan, semua program bisa direalisasikan, jadi anggaran Rp 50 Miliar ini dihabiskan," tambahnya.
Dana CSR bisa berupa pekerjaan fisik seperti pembangunan dan perawatan masjid di Bone, Masjid Al Markaz, Masjid Raya, dan lainnya.
Selain itu, Kalla juga menyalurkan bantuan pendidikan untuk sekolah berasrama, kampus. Juga bantuan kemanusiaan misalnya korban bencana alam.
Pelatihan Dasar SAR
Pada momen itu juga, KALLA saat ini sedang menjalankan salah satu program CSR di bidang kemanusiaan melalui Pelatihan Dasar SAR "Emergency Respon Team KALLA". Program tersebut dijalankan bersama Basarnas dalam rangka menyiapkan tenaga terampil yang siap diperbantukan dalam kegiatan penanganan bencana alam.
Sebanyak 21 karyawan yang berasal dari berbagai unit bisnis KALLA mengikuti pelatihan ini. Kegiatannya berlangsung selama 12 hari, 3-14 Agustus 2022, di berbagai lokasi seperti di Makassar, Maros, dan Gowa.
"Melihat histori bencana di daerah kita, KALLA memang menginginkan adanya tim cepat tanggap yang siap diturunkan. Dengan adanya pelatihan ini, kita dapat membuat tim yang lebih berkualitas, bahkan memiliki standar internasional," ujar Imelda Jusuf Kalla, Finance Director KALLA.
Chief Corporate Secretary & Legal Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung, mengatakan, Emergency Respon Team KALLA nantinya akan berperan sebagai tenaga cadangan dari Basarnas. Untuk itu, apabila terjadi bencana alam, mereka langsung bisa diturunkan untuk membantu masyarakat.
"Insyaallah mereka akan mempunyai skill yang mumpuni setelah melakukan pelatihan. Model pelatihannya cukup lengkap, ada di laut, wilayah hutan dan tebing. Sehingga nantinya bisa selalu siap tiap diminta keterlibatannya," ungkap Subhan.
Subhan menjelaskan bahwa bencana gempa di Palu memberikan banyak pelajaran terkait tanggap dalam bencana dan bantuan kemanusiaan.
Karena itu, Kalla membentuk satu tim yang siaga jika ada kebencanaan, tim yang memiliki keahlian atau kompetisi di bidang itu. Apalagi, Basarnas menyambut baik keinginan Kalla tersebut.
"Mereka akan dilatih dengan bener dan baik oleh Basarnas. Nantinya, tim ini akan mendapatkan lisensi tim Rescue, ini bisa menjadi tim yang solid untuk setiap saat memenuhi panggilan kemanusiaan di manapun di wilayah Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Basarnas Sulsel, Djunaid, mengatakan, kegiatan ini bukan asal pelatihan. Namun, berstandar internasional, apalagi Basarnas sudah masuk International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG).
"Saat teman-teman di KALLA mengikuti pelatihan dasar SAR yang dibina Basarnas berarti sudah wajib menolong jika dibutuhkan di seluruh dunia untuk melakukan pertolongan. Untuk itu, kami sangat apresiasi KALLA yang telah menjalankan program ini," kata Djunaid.(*)
Tags: Corporate Social Responsibility (CSR) CSR KALLA Kalla Group Top CSR 2022
Baca juga
- Pelaporan Jusuf Kalla Disorot, Eks Ketum GMKI Jefri Gultom Imbau Umat Tak Terpancing Provokasi
- Toyota Raize Jadi Primadona Gen Z dan Milenial, Penjualan Naik 30 Persen di Awal 2026
- Jumat Berbagi, PT GMTD Sebar Paket Makanan Produksi UMKM Lokal Kepada Masyarakat Prasejahtera
- Pemkot Makassar dan Kalla Land Percepat Jalan Alternatif Dr Leimena, Pembebasan Lahan Capai 60 Persen
- Astra Motor Salurkan Bantuan 2.000 Bibit Ikan di Ambon, Dukung Ekonomi Masyarakat Pesisir

