Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso' Paundanan, saat memberikan sambutan dalam peluncuran Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (STRADA PPA) di Ruang Pola Kantor Bupati, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Rabu (19/11/2025). foto: ist

KAREBANUSA.COM, MAKALE - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja meluncurkan Strategi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (Strada PPA) dalam gelaran di Ruang Pola Kantor Bupati, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Rabu (19/11/2025).

STRADA PPA ini ditetapkan melalui SK Bupati Nomor 366/X/2025.

Hadir dalam peluncuran ini Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso' Paundanan.

Ini merupakan aksi kolektif yang digerakkan BaKTI dan Aisyiyah sebagai mitra program Inkulsi melalui rangkaian lokakarya sejak 2024 yang melibatkan OPD, CSO, organisasi perempuan, forum anak, lembaga agama, hingga pemerintah desa.

Peluncuran ini dilanjutkan dengan talskhow yang menghadirkan pemateri nasional dari Bappenas dan KemenPPPA.

Talkshow ini membahas pentingnya penyelarasan program pencegahan perkawinan anak sejak dini.

Perkawinan anak di Toraja, khususnya Tana Toraja, masih marak. Banyak faktor yang menyebabkan situasi ini terjadi, salah satunya karena hamil di usia muda.

Strategi daerah ini memuat lima fokus utama, mulai dari penguatan kapasitas anak hingga koordinasi multisektor.

Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L Paudanan, menegaskan bahwa perkawinan anak adalah masalah serius yang berdampak panjang. 

"Jika kita salah membina generasi muda, kita bisa gagal hampir sepanjang masa,” ujar Erianto.

Acara ini ditutup dengan penandatanganan spanduk sebagai komitmen bersama pencegahan perkawinan anak di Tana Toraja. 

Para peserta dari berbagai instansi menandatangani spanduk putih menggunakan spidol berwarna merah, biru, dan hitam sebagai simbol dukungan terhadap implementasi STRADA PPA di Kabupaten Tana Toraja.

(*)


Tags: perkawinan anak STRADA PPA Tana Toraja

Baca juga