Bupati Tana Toraja Jelaskan Makna Tagline Masero
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja era kepemimpinana Zadrak Tombeg-Erianto Laso Paundanan menghadirkan tagline “Tana Toraja Masero”.
Tagline ini sempat menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat. Apalagi dikaitkan dengan tagline Tana Toraja di pemerintahan sebelumya yaitu "Tana Toraja Mala'bi".
Bupati Zadrak Tombeg berharap semboyan Tana Toraja Masero ini melekat dalam diri masyarakat Tana Toraja
Menurutnya, tagline ini ini menjadi semboyan pembangunan daerah yang berkarakter budaya, religius, dan berkelanjutan.
Masero jika diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti "Bersih".
"Kata 'Masero' memiliki makna yang sepadan dengan Siari, yakni damai, bersatu, dan saling menguatkan," jelas Zadrak saat Bimbingan Teknis Pedoman Pengelolaan Risiko di lingkup pemerintah daerah di Gedung Tammuan Mali', Jalan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Tana Toraja, 24-26 November 2025.
Bupati berlatar belakang dokter spesialis anak ini kembali menegaskan bahwa tagline Masero ini dirumuskan bersama sejumlah pihak mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rohaniawan, serta berbagai pemangku kepentingan.
“Jadi bukan hasil pemikirannya saya dan pak Wakil sendiri. Ada dasar ilmiah, dasar adat, dan dasar budaya yang dibangun bersama lewat keterlibatan banyak pihak,” tuturnya.
Menurutnya, makna Masero mencerminkan cita-cita masyarakat Toraja untuk menjaga kerukunan sosial, keharmonisan spiritual, serta keseimbangan dengan alam.
Karena itu, kata Bupati Zadrak, Pemkab Tana Toraja akan memprofesionalkan konsep Tallu Lolona yaitu Lolo Tau (manusia), Lolo Patuoan (hewan), dan Lolo Tananan (tumbuhan), ke dalam kerangka pembangunan daerah berbasis Masero.
Di sisi lain, Zadrak menguraikan bahwa kata Masero secara harfiah berarti bersih.
Namun dalam rumusan pemerintahan Tana Toraja, istilah ini dikembangkan dari akronim Maju Mandiri, Aman, Sehat Sejahtera, Ekologis, Religius, dan Optimis atau disingkat Masero.
Tagline ini diperkuat melalui tiga komponen utama, yaitu Masero Tangga (Bersih pikiran), Masero Pa’inan (Bersih hati), dan Masero Tiku Lao (Bersih lingkungan)
Ia menegaskan bahwa kebersihan yang dimaksud bukan hanya soal fisik atau lingkungan, tetapi juga kebersihan moral, termasuk pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta masyarakat yang jujur dan peduli lingkungan.
“Semangat Masero adalah ajakan untuk bergerak maju bersama, menjaga kebersihan lahir batin, serta menjadikan Toraja sebagai daerah yang berintegritas,” ujar Zadrak.
(*)
Tags: Tana Toraja Tana Toraja Masero Zadrak Tombeg
Baca juga
- Bawaslu Tana Toraja Edukasi 900 Mahasiswa Baru UKI Toraja tentang Demokrasi
- Kodim 1414/Tator Kebut Pembangunan Jembatan Beton Merah Putih di Toraja Utara
- Film 'SOLATA' Hadir di Festival Film Yordania, Diputar di Amman 18 Agustus 2026
- Larang Siswi Muslim Pakai Jilbab, Naomi Dicopot Sebagai Kepala SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja
- Perjalanan Kristiani Menaklukkan Mimpi dari Pelosok Hingga Cumlaude di UNY
