KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Universitas Bosowa (Unibos) ikut serta dalam diseminasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif yang dilaksanakan di Balai Bahasa BPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Jumat (28/11/2025).

Keikutsertaan ini menjadi bukti penguatan komitmen Unibos dalam penguatan kualitas akademik dan literasi kebahasaan melalui keikutsertaan pada kegiatan

Kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan tingkat menengah se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, termasuk para kepala dinas pendidikan cabang dari sejumlah kabupaten dan kota.

Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperluas pemahaman tentang pentingnya UKBI sebagai alat ukur kompetensi berbahasa yang objektif dan terstandar.

Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Unibos menjadi perwakilan utama dalam kegiatan tersebut melalui kehadiran Wakil Dekan II, Dr Andi Hamsiah MPd, yang hadir atas mandat langsung dari Dekan FIPS.

Partisipasi ini mencerminkan peran aktif Unibos dalam membangun jejaring akademik sekaligus mendukung penguatan mutu kebahasaan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sejumlah sesi penting. Materi yang dipaparkan meliputi pemanfaatan UKBI dalam peningkatan literasi, kebijakan strategis UKBI yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, praktik baik penerapan UKBI di lingkungan perguruan tinggi, hingga sosialisasi mekanisme dan keunggulan UKBI Adaptif.

Selain itu, dibahas pula peran UKBI sebagai salah satu persyaratan kompetensi kebahasaan bagi mahasiswa calon penerima Beasiswa Unggulan.

Bagi Unibos, keterlibatan pada kegiatan ini dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan pengembangan sejumlah program studi, terutama yang berkaitan langsung dengan keterampilan berbahasa.

Program studi seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Sastra Inggris dinilai dapat memanfaatkan UKBI sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa.

Melalui UKBI, mahasiswa memiliki peluang untuk mengukur kemampuan berbahasa secara lebih objektif, sekaligus melatih ketelitian, daya analisis wacana, serta kepekaan terhadap struktur dan penggunaan bahasa yang baik dan benar.

Sebagai langkah lanjutan, FIPS Unibos berencana mendorong sosialisasi UKBI Adaptif secara lebih luas di lingkungan kampus.

Fokus utama diarahkan kepada mahasiswa dengan konsentrasi pendidikan Bahasa Indonesia agar mereka memahami bahwa UKBI bukan sekadar instrumen tes, melainkan sarana pembelajaran yang melatih fokus, kecermatan, dan kemahiran berbahasa secara menyeluruh.

Keikutsertaan Unibos dalam kegiatan diseminasi UKBI Adaptif ini menjadi bagian dari strategi institusional dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan akademik.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Unibos untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing dalam pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk dalam praktik dan kajian kebahasaan.

(*)


Tags: Balai Bahasa Sulsel Kompetensi Bahasa Indonesia Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Uji Kompetensi UKBI Adaptif Unibos Universitas Bosowa

Baca juga