KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Penantian panjang masyarakat di wilayah utara Kota Makassar untuk mendapatkan layanan air bersih yang lebih baik mulai menemukan titik terang. 

Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan pasokan air, kini Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar resmi mengoperasikan Intake Manggala sebagai sumber tambahan air baku guna memperkuat distribusi ke wilayah yang selama ini kerap mengalami krisis air.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, mengatakan Intake Manggala kini telah resmi beroperasi dan mulai menyuplai air baku ke Saluran Lekopancing.

"Alhamdulillah, Intake Manggala telah beroperasi. Ini bisa menambah pasokan air untuk wilayah utara dan sekitarnya," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Pengoperasian Intake Manggala menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait kebutuhan air bersih.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan layanan air bersih hingga ke kawasan utara kota dan wilayah permukiman yang selama ini masih mengalami keterbatasan pasokan.

Menurut Andi Syahrum, tambahan pasokan air baku dari Intake Manggala akan meningkatkan kapasitas produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Panaikang dan IPA 3 Antang sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan dapat berlangsung lebih optimal.

"Semoga bisa menjadi penambah suplai air baku di Saluran Lekopancing sehingga kapasitas produksi IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang dapat lebih maksimal dalam mengatasi keluhan pelanggan, terutama di wilayah utara Kota Makassar," jelasnya.

Ia menambahkan, pengoperasian intake tersebut merupakan jawaban atas berbagai keluhan pelanggan yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

"Dengan tambahan suplai dari Intake Manggala, kami optimistis pelayanan akan semakin baik. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat," katanya.

Intake Manggala yang berada di kawasan Moncongloe dibangun sebagai sumber suplesi air baku bagi IPA 2 Panaikang. Fasilitas ini memanfaatkan aliran Sungai Tallo dengan kapasitas tambahan sekitar 300 liter per detik.

Tambahan kapasitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kontinuitas dan keandalan pasokan air baku bagi sistem penyediaan air minum Kota Makassar sekaligus mengurangi krisis air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat di wilayah utara.

Selain meningkatkan debit produksi, pengoperasian intake juga diproyeksikan memperbaiki tekanan air sehingga distribusi ke rumah-rumah pelanggan menjadi lebih stabil, terutama saat musim kemarau.

Andi Syahrum menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Air Minum dalam mempercepat pemerataan layanan dasar bagi masyarakat.

"Penyediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama yang terus kami prioritaskan agar seluruh warga dapat menikmati pelayanan yang layak tanpa terkecuali," ujarnya.

Sejumlah warga menyambut positif beroperasinya Intake Manggala dan berharap tambahan suplai air baku tersebut dapat mengakhiri persoalan kekurangan air yang selama ini kerap terjadi.

Pengoperasian Intake Manggala menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan air Kota Makassar dan meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat secara lebih merata.

"Kami direksi berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah dari Bapak Wali Kota. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara merata," tutup Andi Syahrum.

(*)


Tags: Intake Manggala Munafri Arifuddin PDAM Kota Makassar PDAM Makassar Pemkot Makassar

Baca juga