KAREBANUSA.COM - Arsenal memastikan langkah ke final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup musim 2025/2026 setelah menyingkirkan Chelsea pada babak semifinal. 

The Gunners unggul 4-2 usai menaklukkan Chelsea 1-0 pada leg kedua di Stadion Emirates, Rabu (4/2/2026) dini hari Wita.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Arsenal tampil dominan dalam penguasaan bola, sementara Chelsea mengandalkan serangan balik cepat.

Namun, solidnya pertahanan kedua tim membuat peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol hingga babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

Gol sang Mantan

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Arsenal bermain lebih agresif dengan tekanan tinggi, sedangkan Chelsea mencoba mencuri peluang melalui serangan dari sisi sayap dan umpan panjang.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan kedua tim, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tetap bertahan.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir di masa injury time. Kai Havertz menjadi pahlawan kemenangan Arsenal setelah mencetak gol pada menit ke-90+7. 

Mantan pemain Chelsea tersebut sukses memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan melalui skema serangan balik cepat setelah menerima umpan dari Declan Rice.

Havertz terlebih dahulu mengecoh penjaga gawang Chelsea, Robert Sanchez, sebelum melepaskan tembakan yang berbuah gol kemenangan Arsenal.

Arsenal Akhiri Tren Buruk Arteta di Semifinal

Kemenangan ini memiliki arti penting bagi pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Sebelumnya, Arteta beberapa kali gagal membawa Arsenal melewati fase semifinal di berbagai kompetisi.

Musim lalu, Arsenal tersingkir di semifinal Carabao Cup setelah kalah dari Newcastle United, serta gagal melaju ke final Liga Champions usai disingkirkan Paris Saint-Germain. Selain itu, Arsenal juga pernah gagal di semifinal Liga Europa 2021 dan semifinal Carabao Cup 2022.

Keberhasilan menyingkirkan Chelsea sekaligus mengakhiri tren negatif tersebut dan membawa Arsenal kembali ke partai puncak turnamen.

Final Pertama Arteta Bersama Arsenal Sejak 2020

Kelolosan ke final Carabao Cup menjadi pencapaian penting bagi Arsenal di era kepelatihan Arteta. Sejak menjuarai Piala FA 2020, Arsenal belum pernah kembali tampil di final turnamen besar.

Final Carabao Cup musim ini menjadi kesempatan bagi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung hampir enam tahun.

Penantian Panjang Arsenal di Carabao Cup

Arsenal terakhir kali tampil di final Carabao Cup pada musim 2017/2018, namun harus menelan kekalahan 0-3 dari Manchester City. Sementara itu, gelar terakhir Arsenal di kompetisi ini diraih pada musim 1992/1993 setelah mengalahkan Sheffield Wednesday.

Kini, peluang Arsenal untuk mengakhiri penantian panjang tersebut kembali terbuka.

Dominasi Arsenal atas Chelsea Berlanjut

Kemenangan atas Chelsea juga mempertegas dominasi Arsenal dalam beberapa pertemuan terakhir. Arsenal tercatat tidak terkalahkan dalam 10 laga terakhir melawan Chelsea di semua kompetisi, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.

Catatan tersebut menunjukkan superioritas Arsenal atas rival sekotanya dalam beberapa musim terakhir.

Peluang Arsenal Raih Quadruple Masih Terbuka

Keberhasilan melaju ke final Carabao Cup juga menjaga peluang Arsenal meraih empat gelar dalam satu musim. Saat ini, Arsenal masih bersaing di Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.

Di Liga Inggris, Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City. Di Piala FA, Arsenal dijadwalkan menghadapi Wigan Athletic pada babak berikutnya. Sementara di Liga Champions, Arsenal telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Arsenal selanjutnya akan menunggu pemenang semifinal lainnya antara Manchester City dan Newcastle United yang akan menentukan lawan mereka di partai final Carabao Cup.


(*)


Tags: Arsenal Carabao Cup Chelsea FC Hasil Arsenal vs Chelsea hasil Carabao Cup Kai Havertz

Baca juga