Jeff Dean Keluar, Google Rombak Kepemimpinan Divisi AI
Google - Sumber foto: intKAREBANUSA.COM - Jeff Dean telah memutuskan meninggalkan Google. Padahal, Jeff telah berkarir bersama raksasa mesin pencarian ini selama 27 tahun.
Bahkan, Jeff Dean telah banyak memberikan transisi teknologi paling signifikan, khususnya pada kecerdasan buatan (AI), dalam komunitas Goolgle.
Selama lebih dari dua dekade, ia berperan membangun berbagai teknologi inti Google, mulai dari sistem perayapan (crawling), pengindeksan (indexing), hingga teknologi pemrosesan kueri mesin pencari.
Dan, dalam beberapa tahun terakhir, Dean juga menjadi salah satu tokoh utama di balik pengembangan model AI multimodal Gemini dan berbagai riset awal kecerdasan buatan Google.
Bersamaan dengan hengkangnya Jeff Dean, Google pun mengumumkan perubahan besar dalam struktur kepemimpinan divisi AI.
CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, meletakkan jabatanya setelah 4 tahun tahun memimpin organisasi tersebut.
Posisi CEO Google DeepMind kini diisi oleh Koray Kavukcuoglu, yang sebelumnya menjabat Chief Technology Officer (CTO) DeepMind.
Hassabis merupakan pendiri DeepMind pada 2010 bersama Shane Legg dan Mustafa Suleyman.
Setelah DeepMind diakuisisi Google pada 2014, perusahaan tersebut digabungkan dengan Google Brain pada 2023 untuk membentuk Google DeepMind.
Meski tidak lagi memimpin operasional harian, peraih Nobel Kimia 2024 itu tetap memegang peran strategis sebagai Chair Google DeepMind sekaligus Chief Scientist Alphabet.
Hassabis juga tetap memimpin Isomorphic Labs, perusahaan riset penemuan obat berbasis AI.
Ia tetap mempertahankan perannya sebagai Chief AI Architect Google.
Dalam memo kepada karyawan, Hassabis mengatakan keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat lebih fokus pada arah jangka panjang perkembangan AI.
"Saya memutuskan sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyerahkan tanggung jawab operasional sehari-hari di Google DeepMind agar saya memiliki lebih banyak waktu dan ruang untuk fokus pada gambaran besar serta membantu membentuk masa depan AI," tulis Hassabis.
CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai, menjelaskan perubahan tersebut telah dirancang sejak lama.
Menurutnya, Hassabis akan memusatkan perhatian pada pengembangan Artificial General Intelligence (AGI), yaitu AI yang diharapkan memiliki kemampuan berpikir setara bahkan melampaui manusia dalam berbagai bidang.
"Saya dan Demis telah lama mendiskusikan peran yang memungkinkan dirinya memusatkan perhatian sepenuhnya untuk secara aktif membentuk masa depan AGI," kata Pichai.
"Pekerjaan ini sangat penting bagi Alphabet maupun umat manusia. Saya tidak bisa membayangkan orang yang lebih baik daripada Demis untuk melakukannya," tambahnya.
(*)
Tags: Demis Hassabis Google Google Cloud Jeff Dean Sunda
Baca juga
- Perjalanan Jeff Dean Selama 27 Tahun Menjadi Pahlawan Google, Kini Dirikan Startup AI Discovery Loop
- Indosat Gandeng Google, Hadirkan Akses Gemini AI Plus untuk Pelanggan IM3 dan Tri
- Indosat Kolaborasi dengan Ericsson dan Google Cloud Hadirkan BSS Berbasis Cloud
- Siapkan Pengalaman Digital AI, Indosat dan Google Cloud Perkuat Kerja Sama Strategis
- IDE by Indosat Business dan Google Cloud Gelar Startup Bootcamp 2024
