Fabio Quartararo - foto; MotoGP.com

KAREBANUSA.COM – Pada Juli 2026 lalu, Honda Racing Corporation (HRC) resmi mengumumkan perekrutan dua pembalap sekaligus untuk memperkuat proyek MotoGP era baru 850 cc mulai musim 2027. Salah satunya adalah Fabio Quartararo.

Juara dunia MotoGP 2021 itu dipastikan bergabung dengan tim pabrikan Honda HRC setelah dikontrak selama dua tahun, musim 2027 dan 2028.

"Honda Racing Corporation dengan bangga mengumumkan penandatanganan kontrak dengan Fabio Quartararo untuk musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2027 dan 2028," tulis Honda dalam pengumuman resminya, Selasa (21/7/2026) lalu.

"Quartararo akan membalap untuk tim pabrikan Honda HRC seiring dimulainya era 850 cc di MotoGP mulai tahun 2027," tambahnya. 

Sebelummya, Quartararo membawa bendera Yamaha yang membuatnya menjadi salah satu pebalap MotoGP ternama.

Keputusan Fabio Quartararo mengakhiri kebersamaannya dengan Yamaha menjadi salah satu perubahan besar menjelang musim baru MotoGP.

Pembalap asal Prancis tersebut memilih meninggalkan pabrikan yang telah mengantarkannya meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 untuk mencari tantangan baru dalam perjalanan kariernya.

Setelah menghabiskan seluruh kariernya di kelas utama bersama Yamaha, Quartararo merasa kini menjadi waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru.

Keputusan hengkang dari Yamaha, menurut Quartararo, tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor.

Ada dua hal utama yang membuat pembalap berjuluk El Diablo itu semakin yakin untuk mencari tim baru, yakni kebutuhan akan motor yang lebih kompetitif dan suasana baru dalam kariernya.

"Dalam hal ini, faktor utamanya adalah motornya," ujar Quartararo, dikutip dari Motorsport.com, seperti dilansir dari Kompas.com.

"Saya telah menghabiskan seluruh karier MotoGP saya bersama Yamaha."

"Tentu saja, saya sangat senang dan berterima kasih kepada Yamaha,” tambah Quartararo.

Ia mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk pindah (tinggalkan Yamaha).

"Saya membutuhkan suasana baru, orang-orang baru, dan proyek baru. Saya butuh perubahan dalam segala hal, baik dari sisi mental maupun paket motornya," ungkap Quartararo.

Bagi Quartararo, kepindahan tim bukan semata-mata soal mencari motor yang lebih cepat.

Ia juga membutuhkan lingkungan baru dan proyek yang mampu memberinya tantangan berbeda setelah bertahun-tahun bersama Yamaha.

Honda Jadi Pilihan Baru Fabio Quartararo

Setelah memikirkan secara matang, Quartararo pun memutuskan untuk gabung tim Honda. Ia mengaku terkesan dengan perkembangan yang ditunjukkan pabrikan asal Jepang tersebut setelah melewati masa sulit dalam beberapa musim terakhir.

Honda sempat mengalami periode terpuruk dan kesulitan bersaing di papan atas MotoGP.

Namun, pabrikan asal Tokyo itu perlahan menunjukkan perkembangan positif melalui proyek pengembangan motor yang terus dilakukan.

Perkembangan tersebut membuat Quartararo melihat potensi besar dalam proyek Honda untuk menghadapi persaingan MotoGP pada masa mendatang.

"Kita tahu bahwa mereka juga sempat berada dalam situasi sulit. “Namun, perkembangan yang mereka capai dalam beberapa tahun terakhir serta proyek masa depan mereka benar-benar membuat saya ingin bergabung ke sana,” ujar pebalap 27 tahun itu.

Selama membela Yamaha, Quartararo berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu pembalap terbaik MotoGP.

Puncak prestasinya terjadi ketika ia sukses merebut gelar juara dunia MotoGP pada 2021.

Pembalap asal Prancis berusia 27 tahun itu datang dengan pengalaman dan prestasi mentereng. Sejak debut di MotoGP pada 2019, Quartararo telah mengoleksi 11 kemenangan, 32 podium, dan 21 pole position. 

Puncak kariernya terjadi pada 2021 saat merebut gelar juara dunia MotoGP, sebelum menjadi runner-up pada musim berikutnya.



Tags: Fabio Quartararo Honda Racing Corporation (HRC) Yamaha

Baca juga