Siap-Siap! PLN Akan Berlakukan Pemadaman Bergilir Hingga Empat Hari
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR - Hari ini, Senin (31/8/2026), sejumlah wilayah di Makassar tiba-tiba mengalami pemadaman yang berlangsung 2-3 jam.
Hampir semua wilayah terdampak pemadaman ini dengan waktu yang berbeda-beda atau pemadaman bergilir.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengakui telah melakukan pemadaman karena adanya perbaikan infrastruktur kelistrikan.
PLN memberlakukan pengaturan beban atau pemadaman listrik bergilir selama sekitar dua jam di sejumlah wilayah dalam Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Pengaturan beban tersebut dilakukan sejak pukul 09.00 Wita menyusul pemeliharaan sejumlah fasilitas ketenagalistrikan yang berdampak terhadap pasokan listrik di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, termasuk di Makassar.
Dan, informasi tambahan untuk para pelanggan, kondisi ini, pemadaman listrik, masih akan berlangsung dan akan menimbulkan pemadaman bergilir lagi.
Hal ini disampaikan Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, saat ditemui media, Senin malam.
Ia mengatakan pengaturan beban dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan kestabilan pasokan listrik kepada pelanggan.
Pemeliharaan diperkirakan berlangsung hingga empat hari ke depan, dengan target kondisi pasokan listrik kembali normal pada Kamis atau Jumat.
"Kegiatan pemeliharaan ini akan terjadi hingga empat hari ke depan dan mungkin Kamis atau Jumat itu insya Allah sudah normal kembali," katanya.
"Kita mengatur dan mengelola beban yang bisa kita salurkan ke pelanggan dan di Sulawesi Selatan hal ini akibat dari pemeliharaan fasilitas tenaga kelistrikan," ujar Niki.
Niki menyebutkan, pemeliharaan tersebut perlu dilakukan untuk memastikan pelanggan PLN, baik rumah tangga maupun sektor industri dan fasilitas lainnya, tetap mendapatkan layanan kelistrikan yang andal.
Niki menyebut pemadaman bergilir kali ini menjadi perhatian karena dalam beberapa waktu terakhir kondisi pasokan listrik relatif stabil sehingga masyarakat maupun pemangku kepentingan mempertanyakan penyebab pengaturan beban tersebut.
Niki menjelaskan pemeliharaan infrastruktur saat ini juga menjadi salah satu langkah preventif PLN untuk menghadapi potensi tantangan kelistrikan, apabila kondisi El Nino berlanjut, dan memengaruhi pembangkit berbasis air.
"Ini saat ini mungkin salah satu tindakan preventif kita ketika El Nino datang ya ini pemeliharaan ini," katanya.
"Memang setelah sekian lama pemadaman itu baru terjadi lagi di hari ini dan mungkin beberapa pelanggan terdampak beberapa daerah beberapa teman-teman seperti media hingga stakeholder juga menanyakan terkait kondisi saat ini," katanya.
Ia menegaskan pemadaman yang berlangsung saat ini bukan disebabkan langsung oleh berkurangnya debit air akibat fenomena El Nino, meskipun kondisi cuaca dan ketersediaan air pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) tetap menjadi perhatian PLN.
"Banyak bertanya apakah debit air berkurang akan berpengaruh? Ya sampai saat ini, kita juga sama-sama tahu bahwa hujan belum terjadi ya kami pun juga itu di luar kendali kami. Untuk kondisi PLTA, kami sampaikan pun juga memang ada penurunan (debit air) hanya saja tidak belum berpengaruh kepada produksi listrik di PLN," jelas Niki.
PLN, kata dia, akan terus memperbarui informasi terkait kondisi cuaca dan dampaknya terhadap ketersediaan pasokan listrik di Sulawesi Selatan dalam beberapa hari ke depan.
"Nanti seiring berjalannya waktu akan kami update juga bagaimana kondisi cuaca pada hari ini maupun esok itu berpengaruh kepada pasokan kelistrikan di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Ia memastikan kondisi jaringan kelistrikan secara umum masih berada dalam kondisi andal, sementara faktor cuaca menjadi salah satu aspek yang perlu diantisipasi bersama.
"Dari sisi keandalan jaringan sudah andal, hanya ini cuaca saja kita perlu hadapi," tutur Niki.
Meski demikian, Niki menegaskan tim teknis PLN terus berupaya mempercepat pekerjaan sehingga pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan sebelum batas waktu yang telah diperkirakan.
Ia juga meminta dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemeliharaan dapat berjalan lancar sehingga pasokan listrik ke rumah tangga, industri, dan berbagai sektor di Sulawesi Selatan dapat segera kembali normal.
Niki menjelaskan karakteristik sistem kelistrikan Sulawesi Selatan memiliki tantangan tersendiri di saaat musim kemarau, apalagi berkepanjangan seperti saat ini.Karena sebagian pembangkit mengandalkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang merupakan sumber energi terbarukan.
"Sulawesi ini unik, di saat (daerah) lainnya pembangkitnya PLTG, PLTU, di sini itu PLTA yang notabene adalah energi terbarukan," ujarnya.
Selain fasilitas pembangkit, pemeliharaan yang dilakukan PLN juga mencakup sejumlah infrastruktur pendukung sistem kelistrikan, seperti jaringan, transformator, gardu, dan fasilitas ketenagalistrikan lainnya.
PLN juga menjadikan pengalaman kondisi kelistrikan pada 2023 sebagai salah satu bahan evaluasi dalam menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi gangguan pasokan akibat kondisi cuaca.
Tahun 2023, PLN harus melakukan pemadaman bergilir karena kondisi kemarau penjang.
"Berkaca ke tahun 2023, ini merupakan titik balik yang kurang mengenakkan di tahun itu. Beberapa mitigasi sudah kami lakukan terkait dengan upaya penambahan kapasitas pembangkit," kata Niki.
Untuk memperkuat ketahanan sistem, PLN juga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Pertamina, dalam memastikan dukungan pasokan bahan bakar minyak (BBM) apabila diperlukan untuk mendukung operasional pembangkit.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak lain, seperti Pertamina terkait dengan pasokan BBM," tambahnya.
PLN UID Sulselrabar menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak pengaturan beban serta mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pemeliharaan dan pemulihan sistem kelistrikan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan dan mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemulihan sistem kelistrikan ini," tambah Niki.
(*)
Tags: listrik padam pemadaman bergilir PLN PLN UID Sulselrabar
Baca juga
- Listrik di Makassar Padam Bergilir, PLN Ungkap Penyebab dan Estimasi Durasi
- XL Axiata dan PLN Teken MoU untuk Tingkatkan Layanan, Ini Poin Kerja Samanya
- Perkuat Ekosistem e-Vehicle, Kalla Kars dan PLN City Ride Bareng
- Dukung Ketersediaan Daya Listrik pada Fase Konstruksi Blok Pomalaa, PT Vale Perkuat Kerja Sama PLN
- Listrik Padam Sejumlah Titik di Makassar, Ini Penyebabnya
