Pengaspalan Jalan Bua-Rantepao Mulai Dilakukan Tahun Depan
Jalan poros Bua-Rantepao mulai disurvei / foto: Instagram NAKAREBANUSA.COM, Makassar – Pemerintah Prvinsi Sulsel akan membuat jalur alternatif dari Luwu Raya ke Toraja melalui Kecamatan Bua. Hal ini disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA), akhir Mei lalu.
Selama ini, jika ingin ke Toraja dari Luwu Raya melalui akses Palopo-Lebang-Rantepao dengan jarak 68 km dan waktu tempuh sekitar 2 jam. Akses ini terkenal berkelok-kelok.
Nah, Pemprov Sulsel akan membuka jalur baru yang akan menjadi jalan poros yaitu Bua-Pakkalolo- Bastem-Rantepao. Melalui jalan ini, akses Toraja-Palopo jauh lebih dekat, sekitar 38 km dengan jarak tempuh 45 menit hingga 1 jam.
Saat ini, tim Dinas Bina Marga Provinsi Sulsel telah melakukan survei lokasi pembangunan jalan baru tersebut. “Alhamdulillah. Tim Dinas Bina Marga telah melakukan survei lokasi pembangunan jalan tembus Bua – Batas Toraja Utara dan Batas Luwu – Tedong Bonga,” tulis Nurdin Abdullah di akun Instagramnya, Kamis (11/7/2019).
Lanjutnya, pengerjaan jalur baru itu telah dilakukan tahun ini yang diawali dengan pembukaan jalan sepanjang 30 Km dari total jalan 46 Km. NA mengatakan, untuk pengaspalan akan dilakukan pada tahun depan 2020.
“Mohon doanya kita lanjutkan pada tahap pengaspalan di tahun 2020,” sebutnya.
Ia berharap jalan ini bisa memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar, membuka akses pada pelayanan kesehatan, serta pemerataan pembangunan.
Selain memangkas jarak tempuh, jalur baru ini juga akan membuka wilayah Bastem yang terisolir.
Tags: Bua-Rantepao Nurdin Abdullah
Baca juga
- Jalan Poros Palopo-Toraja Putus Karena Longsor, Pemprov Sulsel Genjot Pengerjaan Jalur Bua-Rantepao
- Baru Sebulan Menjabat, Prof Yusran Bakal Diganti. Inikah Alasannya?
- NA Apresaisi Webinar yang Diselenggarakan oleh FEB dan Unibos
- Januari 2020, UMP Sulsel Naik jadi Rp Rp 3.103.800
- Operasikan Unit Donor Darah, PMI Sulsel Berharap Terget Kantong Darah Terpenuhi
