Iuran BPJS Naik, Januar Jaury: Tentu Masyarakat Semakin Sulit
KAREBANUSA.COM, Makassar - Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Januar Jaury, meminta kepada pemerintah kabupaten/kota di Sulsel agar bersinergi dalam mengupayakan kesehjateraan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Menurut Januar, banyaknya keluhan masyarakat soal kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tengah digodok pemerintah pusat.
Salah satu faktor, kurangnya komunikasi yang intens antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota di Sulsel. Maka dari itu, Politikus Demokrat ini mengajak pemerintah daerah agar tampil di DPRD Sulsel menyampaikan keluhan masyarakatnya tentang pelayanan kesehatan yang dianggap kurang optimal.
"Kami berharap kabupaten/kota hadir di Provinsi (DPRD Sulsel) untuk membicarakan kendala mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat," katanya saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Rabu (25/9/2019).
Hal itu dikatakan Januar menilik keluhan masyarakat soal kenaikan iuran BPJS. Di mana, beragam aksi terjadi di wilayah Makassar yang meminta BPJS untuk dibubarkan, dan gencar disuarakan dari aliansi Front Mahasiswa Makassar (FMM) dan Aliansi Unismuh Makassar.
"Tanggung jawab akademik melihat ketidak adilan di masyarakat. Mereka sudah mengetahui bahwa jika BPJS dengan harga baru ditetapkan tentu masyarakat akan semakin sulit," tukasnya.
Laporan: Akbar Nur
Tags: BPJS Kesehatan
Baca juga
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Quick Wins, Perkuat Layanan JKN dan Hadirkan PANDAWA 24 Jam
- BPJS Kesehatan Tegaskan Bayi Baru Lahir Tetap Harus Didaftarkan, Bukan Otomatis Jadi Peserta JKN
- BPJS Kesehatan Hadirkan Posko di Pelabuhan Soekarno Hatta, Wawali Makassar: Mudik Lebih Aman
- 99 Persen Penduduknya Terdaftar Peserta JKN, Pemda Tana Toraja Raih UHC Award 2026 dari BPJS Kesehatan
- Viral Anak Yatim di Makassar Ditolak Berkali-Kali, Kini Ditangani RSUD Daya
