KAREBANUSA.COM, Makassar – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, hadir dalam kegiatan Basic Character and Study Skill (BCSS) yang digelar secara daring,” Kamis (2/9/2021). BCSS ini mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa Unggul, Inovatif dan Adaptif dengan Program Merdeka Belajar Pada Era Pandemi Covid-19”.

Ini merupakan bagian dari penyambutan dan pengukuhan mahasiswa baru Universitas Bosowa (Unibos) yang digelar secara blended learning (daring dan offline).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Founder Bosowa, HM Aksa Mahmud; Rektor Universita Bosowa, Prof Dr Muhammad Saleh Pallu MEng; Sekertaris Universitas Bosowa, Dr Hadijah Mahyuddin; Wakil Rektor III, Dr Abd Haris Hamid MH; Wakil Rektor II, Dr Mas’ud Muhammadiyah MSi; dan 1.359 mahasiswa baru Unibos yang hadir secara virtual.

“Unibos merupakan akronim Uni dan Bos, Uni itu adalah perkumpulandan Bos adalah bos, pemimpin. Jadi kepanjangan dari Unibos adalah perkumpulan bos-bos. Jadi kalau ingin jadi bos harus kuliah di Unibos,” kata Prof Saleh Pallu.

Sementara itu, Sandiaga Uno mengatakan bahwa lulusan Unibos diharapkan ke depan dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja. Ia berharap lulusan Unibos mampu menjadi penggerak generasi digital yang mampu bersaing secara global. 

“Saya yakin kalian lulus di Unibos bukan ingin mencari lapangan kerja tapi menciptakan lapangan kerja, itulah tugas dari wirausaha wirausaha millennial. Pandemi Covid-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan, baik dari segi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan UMKM,” katanya.

“Kita berharap Indonesia bisa bangkit dan pulih di era disrupsi digital yang telah menjadi peluang dan tantangan digitalisasi yang sekarang ada dalam keseharian kita,” tambah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandi, sapaannya, menjelaskan ada tiga poin penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa Unibos yaitu inovasi, proaktif, dan berani mengambil resiko.

“Anak muda milennial harus menghasilkan inovasi-inovasi baru dan tidak lagi menggunakan cara-cara lama yang sama dalam menghadapi permasalahan yang kita hadapi. Jadi mulailah dari amati, tiru, dan modifikasi,” katanya.

“Point kedua adalah proaktif  dalam bergerak mengambil perubahan karena kalian adalah kaum perubahan bukan kaum rebahan dan keberuntungan akan menghampiri orang-orang yang aktif bergerak. Setelah itu point ketiga adalah ambil resiko, tapi resiko yang telah dikalkulasi dan memastikan kita tidak hanya berada di zona nyaman tapi kita keluar untuk mencari kemapanan,” jelas Sandiaga Salahuddin Uno

Ia pun mengajak mahasiswa Unibos untuk meningkatakn sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Mari kita kembangkan dan tingkatkan produk dan SDM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif secara digital. Saya sangat percaya sektor ini berpotensi untuk menyerap tenaga kerja dan membuka peluang usaha seluas-luasnya dan sebesar-besarnya,” tuturnya.

Sandiaga yakin, Unibos mampu mengembangkan mahasiswanya untuk bisa memenuni 3 aspek tersebut, sehingga tercipta entrepreneur handal. Karena itu, ia pun merekomendasikan agar kuliah di Unibos. “Jika ingin menjadi bos, ya lulus kuliah di Unibos,” tutupnya.(*)



Tags: Aksa Mahmud Basic Character and Study Skill (BCSS) Sandiaga Uno Unibos

Baca juga