YHK dan YJI Gelar Pelatihan Klub Senam Jantung Sehat di Sinjai
KAREBANUSA.COM, Sinjai - Yayasan Hadji Kalla Melalui Bidang Humanity & Environment menginisiasi Program Pendidikan Pelatih Klub Senam Jantung Sehat angkatan keempat di Gedung Wisma Hawai, Jl Persatuan Raya No 161, Biringere, Kec Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Senin (26/9/2022).
Ini adalah salah satu program unggulan dari bidang Kemanusiaan dan Lingkungan dari Yayasan Hadji Kalla dalam rangka pencegahan penyakit jantung di Sulawesi Selatan.
Hal ini dilakukan mengingat angka kematian akibat penyakit tidak menular, salah satunya Jantung, semakin meningkat.
Penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2020, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Setidaknya, 15 dari 1.000 orang, atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung.
Pada dasarnya, senam jantung sehat adalah senam yang dapat membuat detak jantung lebih cepat dan tubuh lebih berkeringat. Peran utama senam jantung sehat adalah meningkatkan fungsi jantung, memperkuat otot jantung, dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
Tak hanya itu, senam jantung sehat juga dapat dimanfaatkan untuk menjaga berat badan ideal, mencegah kerusakan pembuluh darah, serta menurunkan kolesterol, gula darah, dan tekanan darah sehingga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
Pelatihan ini bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) sebagai implementor program. Ahli gizi serta akademisi dalam bidang terkait juga dilibatkan dalam program ini dengan tujuan untuk memberikan dasar keilmuan yang tepat untuk para peserta.
Hal tersebut diharapkan dapat memperbesar kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga jantung dengan pola hidup sehat dan olahraga rutin.
Deliah Djafar selaku Pengurus dari Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sulsel yang hadir langsung di Sinjai menerangkan bahwa kerjasama yang dilakukan dengan Yayasan Hadji Kalla diharapkan menjadi jembatan bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan pola hidup yang sehat.
"Dengan senam jantung rutin yang dilakukan oleh setiap warga, maka akan tercipta lingkungan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit termasuk serangan jantung," tandasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr Emmy Kartahara Malik, hadir dan membuka secara resmi membua kegiatan ini. Sebanyak 30 peserta angkatan ketiga dalam program ini semuanya berasal dari 9 wilayah kecamatan di Kabupaten Sinjai dan ditargetkan untuk bisa menciptakan klub senam jantung di 30 titik di Kabupaten Sinjai yang melakukan senam rutin dalam rangka menjaga pola hidup yang sehat dengan olahraga teratur.
“Kami memberikan apresiasi kami kepada Yayasan Hadji Kalla yang telah memberikan kesempatan para peserta ini untuk belajar di sini. Ini sebuah langkah yang luar biasa karena Yayasan Hadji Kalla menjadi yang terdepan dalam isu-isu kesehatan seperti kesehatan jantung," paparnya.
"Semoga lewat kegiatan ini, maka kita juga bisa membantu pemerintah dari sisi pembangunan kesehatan yang tepat di mana dana pemerintah yang tadinya banyak digunakan untuk hal-hal yang sifatnya kuratif seperti pembangunan infrastruktur, malah bisa kita gunakan untuk hal-hal yang sifatnya preventif seperti ini yang tentu hasilnya akan sangat besar pengaruhnya pada masyarakat," ucapnya.
Dokter Emmy berharap kegiatan ini akan bisa semakin besar untuk bisa menjangkau semua kabupaten/kota hingga desa-desa yang ada di seluruh Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Jumadi selaku Officer Program Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla menyampaikan bahwa para peserta dalam program ini diharapkan bisa menjadi yang terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat dengan olahraga.
“Kedepannya kita juga harapkan dampak jangka panjang dari program ini akan dapat berkontribusi pada penurunan resiko dari kerentanan masyarakat yang terkena penyakit jantung," pungkasnya.
Indriani, salah seorang peserta menyampaikan bahwa dirinya senang karena bisa menjadi salah satu calon pelatih klub senam jantung dari Program Yayasan Hadji Kalla ini. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu tentang pola hidup sehat yang baik dan benar agar terhindar dari resiko penyakit jantung.
“Saya juga berterima kasih kepada pihak Yayasan Kalla dan Yayasan Jantung karena telah melaksanakan program pendidikan pelatih senam jantung hari ini. Harapan saya, bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat agar terhindar dari penyakit jantung," jelasnya.
Untuk memastikan bahwa program ini bisa berjalan dengan baik dan maksimal, Yayasan Hadji Kalla akan melakukan evaluasi program bersama dengan Yayasan Jantung Indonesia dalam beberapa bulan ke depan setelah klub senam jantung sehat mulai terbentuk di wilayah masing-masing peserta.(*)
Tags: Senam Jantung Sehat Yayasan Hadji Kalla Yayasan Jantung Indonesia
Baca juga
- LAZ Hadji Kalla Perluas Program Islamic Care ke 9 Provinsi, Targetkan 119 Ribu Penerima Manfaat pada 2026
- Buka Puasa Bersama Media, Yayasan Hadji Kalla Paparkan 8 Program Islamic Care 2025
- Yayasan Hadji Kalla Bentuk Kelompok Jantung Sehat di 14 daerah di Kecamatan Bontonompo Gowa
- LAZ Hadji Kalla Penuhi Kebutuhan Dai' di Desa Binaan
- KALLA Anggarkan Rp 40 Miliar Untuk Corporate Social Activities di Tahun 2024

